3 Cara Investasi Saham Online

0

KabarUang.com, Jakarta – Saham adalah salah satu jenis saham yang banyak dipilih karena memberikan keuntungan yang besar. Di era digital ini investasi saham bisa dilakukan secara online. Padahal, dulu berinvestasi saham harus melalui broker atau pialang.

Ilustrasi via Ohayo

Kita bisa membeli saham via online lewat handphoe, tablet atau laptop selama terhubung dengan internet. Berikut ini cara investasi saham online.

Investasi saham online ini memberikan banyak euntungan. Misalnya anda bisa memperoleh capital gain atau keuntungan dari kenaikan harga saham serta deviden atau keuntungan dari laba perusahaan. Namun, sayangnya banyak yang mengatakan bahwa investasi saham online ini adalah hal yang rumit.

Padahal tidak demikian. Anda hanya perlu modal yang cukup, selain itu investasi saham juga bisa dilakukan melalui smartphone. Berikut ini cara investasi saham online :

Siapkan dana

Hal pertama yang harus dilakukan untuk investasi saham online adalah dana. Saham adalah bukti kepemilikan perusahaan dengan minimal pembeliat satu lot atau 100 lembar. Jika diibaratkan 1 lmbar harganya Rp 1.000, maka dana atau modal yang dibutuhkan sebesar Ro 100.000. Namun, dana yang dibutuhkan ini tidak selalu sama. Hal ini karena setiap perusahaan saham memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Biasanya semakin tinggi harga saham yang akan beli, tentu semakin besar pula keuntungan yang akan didapatkan.

Baca Juga  Panel Surya Terbesar Di Gurun Pasir Dibangun UEA

Buka rekening efek

Selanjutnya cara investasi saham online adalah membuka rekening efek. Sama halnya dengan tabungan, saham juga butuh rekening. Hanya saja, bedanya adalah rekening tabungan dibuka di kantor cabang bank terkait, sedangkan rekening saham atau rekening efek dibuka di perusahaan sekuritas.

Caranya, anda harus memilih pasar saham yang telah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk investasi saham online anda. Misalnya saja seperti BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, Info Premier, Sekuritas Sinarmas, Philip Sekuritas Indonesia dan masih banyak lagi. Untuk daftar lebih lengkapnya anda bisa cek langsung di situs OJK.

Lalu, untuk membuka rekening efek, anda bisa datang ke kantor perusahaan sekuritas yang anda pilih. Namun, jika anda merasa hal itu tidak bisa anda lakukan, anda bisa menghubungi pihak sekuritas melalui telepon. Nantinya, pihaknya akan memberikan arahan yang harus anda lakukan.

Selain itu juga, cara praktisnya, anda bisa membuka rekening efek melalui situs resmi perusahaan sekuritas atau bahkan melalui aplikasi di smartphone. Misalnya dengan aplikasi Ipotgo dari IndoPremier. Melalui aplikasi ini, semua prosedur pembukaan rekening efek bisa dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone. Dalam waktu 1×24 jam anda sudah mendapatkan rekening dana nasabah (RDN).

Baca Juga  Sekarang RI Mulai Tambah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Bukan hanya itu, anda juga akan mendapatkan kartu KSEI (Kutsodian Sentral Efek Indonesia) sebagai bukti bahwa kamu telah sah menjadi investor. Kartu ini juga digunakan sebagai kartu identitas untuk mengecek portofolio saham yang dimiliki.

Top up dana rekening efek

Setelah membuka rekening, langka selnjutnya untuk investasi saham online adalah setor dana ke rekening efek sesuai dengan jumlah dana yang sudah disiapkan. Biasanya setiap sekuritas memiliki kebijakan masing-masing dalam mematok harga setoran awal.

Setoran awal ini dibayarkan ke rekening dana nasabah (RDN). Caranya mudah, seperti mengirim dana ke rekening tebungan. Anda bisa mengisi dana di RDN melalui setor tunai di teller, transfer ataupun dengan sigital banking.

Itulah 3 cara investasi saham online yang bisa anda lakukan. Selanjutnya, anda bisa mendapatkan akses untuk melakukan transaksi jual beli saham online. Baik itu melalui aplikasi desktop atau smartphone. Anda bisa mengulik sendiri fitur-fitur yang tersedia pada aplikasi atau anda juga bisa bertanya langsung pada customer service terkait.

Baca Juga  5 Dasar Cara Investasi Bitcoin

Biasanya akan ada kesulitan dalam menentukan saham yang dibeli. Namun, anda bisa pilih saham blue chip atau saham yang dimiliki perusahaan besar dengan pendapatan yang stabil. Hal ini dilakukan agar anda tidak mengalami kerugian yang fatal.

Untuk lebih jelasnya, sebelum anda membeli sebuah saham, setidaknya anda harus mempertimbangkan beberapa aspek. Seperti kenali profil perusahaan dari saham yang akan anda beli. Lalu amatilah tren bisnisnya. Setelah itu, anda juga harus mengecek laporan keuangan perusahaan tersebut. Terakhir, cermati performa saham perusahaan tersebut. Itulah keempat aspek yang patut anda pertimbangkan sebelum anda membeli saham. Hal ini dilakukan agar tidak ada kerugian dalam investasi saham online.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here