Wall Street Kembali Perkasa Sementara Resesi Memudar

0
Ilustrasi Wall Street via ft com

KabarUang.com, Jakarta – Ada sebanyak 11 Saham-saham di Wall Street yang lebih tinggi pada penutupan perdagangan pada hari Jumat atau pada hari Sabtu pagi WIB, mengakhiri pekan ini dalam catatan positif, karena kekhawatirannya resesi berkurang dan juga pasar sedikit didukung oleh pelonggaran pasar obligasi AS serta serangkaian data ekonomi beragam.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 306,62 poin atau juga sekitar 1,20% menjadi ditutup di 25.886,01. Indeks S&P 500 meningkat sekitar 41,08 poin atau 1,44% menjadi berakhir di 2.888,68. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah sekitar 129,38 poin atau 1,67% menjadi 7.895,99.

Baca Juga  PT Bursa Efek Indonesia Berencana Akan Menambah Kriteria Notasi Pada Kode Saham Emiten Yang Mengalami Persoalan

Semua dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi dibandingkan dengan sekitar penutupan pasar, dengan sektor industri naik lebih dari sekitar 1,9%, memimpin keuntungan.

Seluruh 30 saham unggulan atau juga blue-chip di Dow telah memperpanjang kenaikan, dengan saham Walgreens Boots Alliance dan JPMorgan Chase masing-masing naik sekitar 2,41% dan juga 2,40%, berada di antara saham yang berkinerja terbaik.

Saham Nvidia melonjak naik sekitar 7,25%, setelah raksasa teknologi AS itu melaporkan laba kuartal kedua yang melampaui perkiraan pasar, dikarenakan permintaan chip grafis khusus untuk video game.

Baca Juga  Wall Street Kini Merosot di Tengah Kabar Laporan Laba Emiten

Imbal dari hasil obligasi pemerintah bertenor pada 10-tahun dan juga pada 30-tahun telah meningkat sepanjang hari Jumat (16/8/2019), bangkit kembali dari kerugian mendalam di hari-hari sebelumnya, yang mengurangi kekhawatiran investor atas potensi resesi.

Imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun naik menjadi sekitar 1,56%, memperlebar kesenjangannya dengan imbal hasil surat utang pemerintah sekitar 2 tahun, yang mencapai sekitar 1,49% pada penutupan pasar.

Sementara itu, para pelaku pasar mencerna sejumlah data beragam sejak pada hari Kamis (15/8/2019), di antaranya laporan pembelanjaan konsumen yang kuat pada bulan Juli memberi pasar dukungan tepat waktu.

Baca Juga  Kementerian Keuangan Mencatat Realisasi Penerimaan Pajak Mencapai Rp249 Triliun
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here