Usai Mencetak Rekor Tertinggi Harga Emas Berjangka Turun

0
Ilustrasi Emas via acehbisnis com

KabarUang.com, Jakarta – Harga emas global alami penurunan usai mencapai rekor tertingginya. Hal ini juga terjadi dikarenakan Amerika Serikat yang menunda tarif baru untuk beberapa produk China.

Melansir dari Reuters, New York, di hari Rabu (14/8/2019), harga emas berjangka kini turun 0,7% di angka USD1.501,22 per ons. Penurunan tersebut setelah sebelumnya mencapai level tertinggi di angka USD1.534,31.

Sementara itu, emas berjangka AS juga turun sekitar 0,2% menjadi di angka USD.1514,1 per ons.

Baca Juga  Sekarang Kepala Desainer Yang Pergi Dari Apple Setelah Ditinggal Steve Jobs

Kantor Perwakilan Dagang AS juga telah mengatakan pemerintahan Trump akan menunda tarif 10% untuk produk-produk China tertentu, termasuk laptop dan juga ponsel, yang telah dijadwalkan mulai pada bulan depan.

“Mungkin pertimbangan kembali atas tarif yang diusulkan baru-baru ini telah menguras panas dari reli (emas) untuk saat ini,” kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam mulia dan dasar di BMO seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Akibat Virus Corona : Perusahaan Apple di China Tutup

“Meskipun ini tidak secara dramatis meredupkan pandangan positif keseluruhan untuk emas, itu akan merusak momentumnya dalam jangka pendek,” tambahnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here