Taiwan Dan UEA Kini Berminat Investasi di Industri Petrokimia RI

0
Ilustrasi Investasi via medium com

KabarUang.com, Jakarta – Menteri Perindustrian atau yang disingat dengan Menperin yakni Airlangga Hartarto menyebut investasi di sektor industri petrokimia bakal mengucur, hal tersebut tercermin dari minat investor asing yang dikemukakan.

“Selama dua pekan terakhir ini, kami aktif berdiskusi dengan para investor asing yang berminat untuk mengembangkan industri petrokimia di dalam negeri,” kata Menperin Airlangga Hartarto lewat keterangannya di Jakarta seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Tarif Ojol Baru Mulai Akan Diterapkan Pada Hari Ini

Menperin juga sudah menegaskan berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri kimia merupakan satu dari lima sektor yang akan menjadi pionir dalam penerapan industri 4.0 di Tanah Air. Oleh karena itu, industri kimia akan mendapatkan prioritas pengembangan agar lebih produktif, inovatif, dan juga kompetitif di kancah global.

“Contohnya, industri petrokimia, sektor hulu yang berperan strategis dalam menunjang berbagai kebutuhan produksi di sejumlah manufaktur hilir,” ungkapnya seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Traveloka Gandeng Jungle Ventures untuk Sama-sama Investasi di Startup Vietnam

Produk yang nantinya dihasilkan oleh industri petrokimia, antara lain dapat digunakan sebagai bahan baku di industri plastik, tekstil, cat, kosmetik serta juga farmasi.

Airlangga telah menyebutkan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei. Pada kesempatan itu juga sudah dibahas rencana mengenai investasi perusahaan asal UEA, Mubadala.

“Mereka mau bergabung dalam pengembangan industri petrokimia bersama PT Chandra Asri Petrochemical dalam Proyek CAP 2,” ujarnya seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  8 Tips Investasi Pasif Income
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here