Masyarakat Masih Banyak Yang Gagal Paham Dengan Perubahan Era Industri 4.0

0
Masyarakat Masih Banyak Yang Gagal Paham Dengan Perubahan Era Industri 4.0
Ilustrasi Rhenald Kasali via medcom id

KabarUang.com, Jakarta – Industri 4.0 telah memunculkan adanya gerakan mobilisasi dan juga orkestrasi, yang dimana segala benda baik buatan alam ataupun manusia sama-sama terhubung dengan manusia dari segala belahan dunia. Kedua hal ini juga merupakan bagian dari interconnected society yang timbul dari 6 pilar teknologi.

“6 pilar teknologi yang dimaksud, Internet of Things (IoT), Cloud Computing, Big Data analystic, Artificial Intelligence (AI), Super Apps, dan Broadband Infrastructure,” kata Guru Besar UI Rhenald Kasali di Jatiwarna, Bekasi seperti dikutip dari Okezone com.

Mobilisasi sendiri ini menjadi salah satu upaya menciptakan sebuah gerakan besar, yang dampaknya kebanyakan bersifat negatif. Salah satu upaya mobilisasi yang paling banyak dilakukan, yaitu kampanye di media sosial menggunakan tagar. Rhenald juga menilai cara ini tidak selalu bersih dari kepentingan pihak tertentu.

Baca Juga  Pariwisata Harus Raih Devisa Sekitar USD17,6 Miliar Di Tahun 2019

“Dalam kampanye ini tentu banyak pihak-pihak yang berkepentingan yang memanfaatkan isu yang sedang hangat dibahas netizen, demi mewujudkan kepentingannya,” ujar Guru Besar Ilmu Manajemen FEUI itu seperti dikutip dari Okezone com.

Rhenald juga sudah menjelaskan upaya orkestrasi pada era yang disebutnya MO, sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan sebuah perusahaan. Pasalnya, pada saat ini banyak perusahaan yang tengah mengalami keterpurukan lantaran masih mengadopsi teori dan juga model bisnis yang lama. Sementara beberapa perusahaan justru sedang mengalami perkembangan yang signifikan dikarenakan melakukan ekosistem bisnis dengan berbagai recources yang ada di luarnya.

Baca Juga  Target BNI Syariah, 95 Ribu Pendaftar Daftar Haji Tahun Ini

“Contoh perusahaan yang melakukan ekosistem bisnis, iPhone yang bisa mendapatkan game dengan jumlah banyak dan beragam dari developer di luar Apple,” jelas pria lulusan University of Illinois itu seperti dikutip dari Okezone com.

Rhenald juga menilai masih banyak kalangan masyarakat yang gagal paham dengan perkembangan teknologi pada saat ini, karena masih berpegang dengan paradigma yang lama. Padahal gejala mobilisasi dan orkestrasi sebagai dampak dari digitalisasi, semakin sangat jelas terlihat.

Baca Juga  Menteri Rini Lakukan Perombakan Komisaris dan Direksi BUMN

“Karena itulah kita membutuhkan lensa baru untuk meneropong apa yang sebenarnya tengah terjadi, agar tidak terjadi gagal paham,” tandasnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here