Kemendagri Kini Usulkan Tidak Ada Pilkada di Lokasi Ibu Kota Baru Yang Baru

0
Ilustrasi Kemendagri via kemengag go ir

KabarUang.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau panggilan sapaanya yakni Jokowi menugaskan seluruh Kementerian dan juga Lembaga membuat suatu kajian terkait pemindahan ibu kota. Hasil dari kajian tersebut akan dijadikan bahan untuk menentukan seperti apa ibu kota baru nantinya.

Plt Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik juga telah mengatakan, dari sisi Kementerian Dalam Negeri atau yang disingkat dengan Kemendagri telah membuat kajian seperti apa ibu kota baru dari sisi administrasi, susunan pemerintah, lalu otonomi daerah hingga batas wilayah ibu kota nantinya.

Baca Juga  Menteri Jonan Mulai Buka-bukaan Soal Pasokan Listrik Di Ibu Kota Baru

“Hasil kajian atau telaah jangan di daerah otonom yang ada dinamika polik. Maksudnya dikhawatirkan persoalan pengambilan keputusan di daerah itu mempengaruhi kebijakan nantinya. Itu kenapa Pak Menteri sampaikan kita usahakan jangan ada pilkada di sana,” ujarnya, diskusi Polemik MNC Trijaya soal Gundah Ibu Kota Dipindah di D’consulate Resto & Louge, Jakarta, Sabtu (24/8/2019) seperti dikutip dari Okezone com.

Dia juga menambahkan, ibu kota baru perlu mempunyai ruang kawasan khusus yang bisa dikontrol. Untuk itu, diusulkan agar lokasi ibu kota tidak ada dinamika politik.

Baca Juga  Begini Nantinya Hunian di Ibu Kota Baru Kalimantan Timur

“Tapi ini masih kajian dari kami yang semua tergantung pada Presiden. Dan sampai hari ini Bappenas dan PUPR masih ditugaskan melakukan kajian dan telaah teknis sehingga jadi bahan Presiden di mana lokasinya,” ujarnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here