Ini Tugas Khusus, Menperin Ternyata Bocorkan Perpres Mobil Listrik

0
Ilustrasi Mobil Listrik via autodigest co

KabaUang.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau sapaan akrabnya adalah Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mengenai industri mobil listrik. Meski ternyata aturan sudah resmi, akan tetapi beberapa isi mengenai regulasi Perpres masih belum diumumkan ke publik.

Menteri Perindustrian yakni Airlangga Hartarto telah mengatakan, ada beberapa hal yang sedang dilakukan pengkajian mengenai turunan Perpres Mobil Listrik. Salah satunya, mengatur Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau yang disingkat dengan TKDN untuk kendaraan bermotor listrik (KBL) mobil atau Battery Electric Vehicle (BEV).

Baca Juga  Stabilitas Sistem Keuangan Kuartal II-2019 Diumumkan Sri Mulyani

“Iya Perpres mengatur TKDN itu sudah diatur kemudian mengatur mengenai pembagian tugas di kementerian termasuk infrastrukturnya,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Sepasa (13/8/2019) seperti dikutip dari Okezone com.

Menurut pendapat Airlangga, adanya aturan turunan nanti, produksi awal wajib memenuhi TKDN minimum 35%. Akan tetapi ke depannya, Airlangga menginginkan agar TKDN bisa lebih tinggi lagi.

Lanjut Airlangga, dalam isi Perpres Mobil Listrik juga telah mengatur mengenai insetif yang diberikan pada industri. Insentif ini merupakan perubahan dari revisi Peraturan Presiden Nomor 41 pada Tahun 2013 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Baca Juga  Menteri Desa Dorong Pelaku Usaha Desa Melek Digital

“TDKN sampai 2023 itu 35%,” ucapnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here