Ingin Usaha Dengan Modal Sendiri? Coba Gunakan Strategi Ini

0
ilustrasi via  tucarrerablog mx
ilustrasi via tucarrerablog mx

KabarUang.com , Jakarta – Tidak sedikit pengusaha yang memulai bisnisnya dengan modal sendiri alias uang pribadi. Hal ini memang terasa berat, namun bukan berarti usaha yang dimodalkan dengan uang pribadi tak bisa berkembang pesat.

Jika memang situasinya seperti ini, maka calon pebisnis itu wajib menerapkan metode pengaturan keuangan yang jitu. Mereka harus bisa mengerem sifat konsumtif dalam dirinya.

Buat kamu yang berencana mendirikan usaha dengan modal sendiri, maka ada baiknya untuk menerapkan tujuh strategi jitu ini biar biaya operasional usahamu terukur:


1. Biasakan menawar dan survei harga jika membutuhkan vendor

Bila bisnismu bergerak di bidang produksi, maka wajib banget untuk melakukan survei harga sekaligus menawar untuk mendapat harga terbaik. Bagaimana pun, biaya produksi yang lebih murah tentu sangat berguna untuk menghemat pengeluaran.

Baca Juga  Pemerintah Indonesia Ungkap Daya Saing Pasar Dunia Menjadi Salah Satu Tantangan Ekonomi

Tapi pastikan juga, dengan biaya murah itu kamu bisa mendapat kualitas barang yang cukup baik. Bukan sebaliknya.

Soal tawar-menawar, jangan hanya berpatok pada daftar harga yang diberikan vendor. Apabila vendor yang kamu kunjungi berbaik hati untuk memberikan diskon spesial, ya kenapa tidak?

2. Sewa coworking space

Apabila bisnisnya memang memerlukan kantor untuk operasional, dengan biaya seadanya kamu bisa menyewa coworking space. Dengan begitu, kamu dan karyawanmu akan sama-sama enak.

Di samping itu, kamu bakal kerja barengan dengan perusahaan-perusahaan atau para pekerja freelance lainnya di sana. Ada kesempatan mengembangkan network juga kan tentunya.

3. Enggak perlu sewa konsultan marketing atau PR

Untuk menunjang aktivitas promosi atau komunikasi, terkadang konsultan marketing atau PR memang dibutuhkan. Tapi berhubung bisnismu adalah modal sendiri, apakah kamu rela keluar banyak uang untuk hal ini?

Baca Juga  5 Strategi Investasi Saham Utama Untuk Jangka Panjang

Sebagai pengusaha, melakukan riset itu hukumnya wajib. Lakukan saja aktivitas ini dengan tim kerjamu. Apabila kamu kehabisan ide, mintalah saran dengan rekan-rekanmu di luar sana yang bekerja di perusahaan besar.

4. Butuh meeting dengan klien? Manfaatkan teknologi

Apa yang terjadi jika kamu sering mengajak meeting calon klien dengan metode ketemuan alias tatap muka? Otomatis akan ada pengeluaran yang sifatnya adalah bujet ngopi dan lain sebagainya. Jika memang lokasi kantor klienmu jauh, maka manfaatkan saja teknologi.

5. Gunakan wordpress atau Wix jika harus memiliki website

Enggak perlu gengsi menggunakan wordpress atau Wix ketika harus membuat website. WordPress sendiri adalah CMS platform yang paling populer di dunia. Selain itu, kedua platform ini juga memiliki tutorial yang bisa membantumu membuat situs dengan penampilan yang bagus.

Baca Juga  6 Tips Investasi Mata Uang Asing

6. Rekrut karyawan sendiri

Dalam fase awal mendirikan usaha, kamulah yang harus turun gunung untuk melakukan perekrutan. Kamu sendiri yang harus mewawancarai hingga merekrutnya ke dalam tim. Bukan hanya irit biaya untuk menyewa headhunter, dengan langsung turun tangan terkait hal ini, kamu bisa benar-benar mengetahui mana yang cocok untuk kerja denganmu.

7. Iklan di medsos

Mau beriklan untuk mengenalkan produkmu ke masyarakat? Manfaatkan saja Facebook atau Instagram. Iklan di media massa tentu bakal terasa berat jika kamu masih menggunakan modal sendiri untuk menjalankan usaha ini. Iklan di media online atau cetak tentu luar biasa mahal.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here