Harga Emas Melonjak Sekitar 2% di Tengah Ketegangan AS dengan China

0
Ilustrasi Emas via akuratnews com

KabarUang.com, Jakarta – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange yang kini melonjak hampir sekitar 2% pada akhir perdagangan hari Jumat atau hari Sabtu pagi WIB, karena meningkatnya ketegangan perdagangan mendorong permintaan terhadap aset-aset safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk bulan Desember, melambung dikisaran angka USD29,10 atau juga 1,93%, menjadi menetap di USD1.537,60 per ounce.

Investor telah berbondong-bondong beralih ke aset safe-haven emas, setelah China mengumumkan tarif tambahan akan dikenakan pada barang impor dari pihak Amerika Serikat (AS) senilai USD75 miliar.

Baca Juga  Dikabarkan Ada Diskon Rokok, Negara Kok Malah Merugi Rp1,73 Triliun

China juga telah mengatakan pengenaan tarif tambahan merupakan respons paksa terhadap keputusan sepihak AS dan juga proteksionisme perdagangan.

Ada sebanyak 5.078 produk AS akan dikenakan tarif tambahan sekitar 10% atau juga 5%, yang akan diterapkan dalam dua kelompok dan mulai berlaku masing-masing pada tanggal 1 September dan juga 15 Desember.

China juga akan melanjutkan tarif tambahan 25% atau juga 5% untuk kendaraan serta suku cadang buatan Amerika mulai dari tanggal 15 Desember. Menyusul perkembangan terakhir, indeks-indeks acuan saham AS, Dow Jones Industrial Average, S&P 500 dan juga Nasdaq semuanya anjlok sekitar dua persen, dikarenakan investor melepas ekuitas berisiko beralih ke emas.

Baca Juga  Mendag Sidak Pasar di Kota Bandung, Dan Ditemukan Harga Daging Berada Dikisaran Rp115.000 per Kilogram
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here