China Kembali Stabilkan Yuan, Wall Street Juga Bangkit Dari Keterpurukan

0
Ilustrasi Yuan via straitstimes com

KabarUang.com, Jakarta – Saham-saham di Wall Street langsung melonjak lebih dari 1% pada akhir perdagangan hari Selasa atau pada hari Rabu pagi WIB, bangkit kembali dari aksi jual tajam hari sebelumnya, karena China kini mulai melangkah untuk menstabilkan yuan, meredakan kekhawatiran bahwa mata uang akan menjadi senjata berikutnya di perang dagang Amerika Serikat-China.

Intervensi China semalam datang setelah Departemen Keuangan AS menyebut bahwa Beijing sebagai manipulator mata uang karena membiarkan yuan merosot ke level terendah lebih dari satu dekade pada hari Senin 5 Agustus 2019.

Baca Juga  Hasil Audit Laporan Keuangan Garuda Yang Tak Sesuai Standar Akuntansi Ditemukan Kemenkeu

“Ini adalah sinyal dari pihak China bahwa mereka ingin menjaga yuan tetap stabil dan meningkat. Tetapi ini juga menunjukkan seberapa cepat hal-hal dapat berubah. Itu menyerap nada di pasar, dan itu salah satu alasan masih ada rasa gentar,” kata Kepala Strategi Pasar Prudential Financial, Quincy Krosby di Newark, New Jersey seperti dikutip dari Okezone com.

Kenaikan terjadi sehari setelah adanya penurunan persentase terbesar saham-saham AS tahun ini serta karena adanya penurunan tajam dalam mata uang China.

Baca Juga  Setelah Pidato Presiden Jokowi, IHSG Dikabarkan Ditutup Menguat ke Angka 6.286

Langkah China untuk segera memperbaiki yuan pada tingkat yang sedikit lebih kuat dan juga komentar penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow bahwa Presiden Donald Trump berencana untuk menjadi tuan rumah delegasi China untuk ada pembicaraan pada bulan September meredakan kekhawatiran eskalasi lebih lanjut dalam perang perdagangan.

Indeks teknologi S&P, yang mencakup seperti perusahaan-perusahaan yang memiliki eksposur besar ke China dan juga berada di jantung aksi jual pada Senin memberikan dorongan terbesar pada indeks S&P, yang naik sekitar 1,61%.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 311,78 poin atau juga 1,21% menjadi berakhir di 26.029,52 poin. Indeks S&P 500 naik sekitar 37,03 poin atau juga 1,30% menjadi ditutup di 2.881,77 poin dan juga indeks Komposit Nasdaq bertambah 107,23 poin atau juga 1,39% menjadi berakhir di 7.833,27 poin.​​​​​​​

Baca Juga  Gara-gara Iklan Google dan Data Baru Youtube, Saham Alphabet Turun 5%
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here