Alsintan Dinilai Bisa Meningkatkan Hasil Tanam di Garut

0

KabarUang.com, Jakarta – Alat mesin pertanian (Alsintan), bantuan sarana dan prasarana dari Kementrian Pertanian dianggap bisa mengoptimalkan hasil tanam di Garut.

Bantuan dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan memberikan bantuan berupa 10 unit alsintan, yang terdiri dari 2 traktor, 5 unit pompa air, 3 unit kultivator. Sedangan untuk perkebunan, bantuan yang diberikan berupa benih peremajaan kopi serta hooler. Sedangkan untuk pangan, bantuannya adalah corn sheller dan power threser.

“Ada 3 Ditjen yang memberikan bantuan, yaitu PSP, Tanaman Pangan dan Perkebunan,”jelas Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhi, Jakarta, pada Jum’at (9/8). Nantinya akan ada brigade khusus yang mengoptimalksan fungsi alsintan. Hal ini karena adanya kebijakan Bupati Garut.

Baca Juga  BI Kediri Dukung Program Demplot, Manfaatkan Bahan Organik untuk Tanam Bawang Merah
Ilustrasi via Sindonews

Brigade yang diprogramkan Kementan ini dinilai sangat membantu petani, karena mempermudah dalam hal sewa pinjam alsintan. Pihaknya mengatakan petani diperbolehkan untuk memanfaatkan alsintan yang ada di Dinas Pertanian atau Kodim setempat. Syaratnya ialah petani membuat surat permohonan terlebih dahulu melalui gabungan kelompok tani (gapoktan) di wilayah masing-masing.

“Di Brigade Alsintan tersedia berbagai alat pertanian modern, seperti traktor roda dua, traktor roda empat, transplanter (penanam), pompa air, dan ekskavator atau backhoe dan semuanya dalam kondisi baik,”jelasnya.

Baca Juga  Harga Beras Tetap Ditengah Pandemi Covid-19

Menurutnya alsintan yang dititipkan Kementan ini dalam rangka mewujudkan swasembada tanam. Terkait mekanisme peminjamannya petani hanya perlu berkoordinasi dengan Distan atau Babinsa. Hal ini terkait pembuatan surat permohonan yang berisi peminjaman alsintan.

“Mekanisme peminjaman tersebut untuk memperjelas siapa yang bertanggungjawab atas peminjaman. Silakan membuat surat melalui gapoktan. Kalau alsintan yang dimaksud tersedia atau tidak sedang dipakai petani lain, bisa langsung pakai,”ungkapnya.

Sementara, Kabid Sumber Daya Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Deni Herdiana mengatakan bahwa alsintan diadakan dari dana APBD II, berikutnya tidak hinah, namun aset dinas yang dikelola brigade alsintan. Nantinya akan dibangun perbengkelan dan pergudangan, dengan bentuknya Kerja Ssitem Operasional (KSO).

Baca Juga  Kementan Berhasil Tingkatkan Ekspor Produk Hingga 500 Persen

Tujuan alsintan ini untuk memelihara aset dan mengoptilakan alsintan demi menghindari hal-hal yang negatif dari kelompok tani. “Mudah-mudahan terwujud, pembengkelan alsintan di Bayongbong,”tutupnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here