8 Juta Pebulan? Ini Dia Pajak Untuk Gaji Fresh Graduate

0
ilustrasi via youthmanual com
ilustrasi via youthmanual com

KabarUang.com , Jakarta – Belum lama ini jagad media sosial digemparkan postingan viral seorang fresh graduate yang mengaku lulusan Universitas Indonesia (UI) dan menolak penawaran gaji diberikan gaji sebuah perusahaan sebesar Rp8 Juta.

Melihat kejadian tersebut ramai dibicarakan di sosial media, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melihat hal ini dari sisi lain. lewat akun official Instagram, DJP kemudian menjabarkan perhitungan besaran PPh untuk para Fresh Graduate dengan gaji Rp8 Juta.

Baca Juga  Bank Sentral Kanada Sedang Pertahankan Suku Bunga Acuannya di 1,75%

Perhitungan dilakukan dengan kondisi Fresh Graduate ini bekerja dengan gaji Rp8 juta dengan status belum menikah. Di perusahaan tersebut, ada lembur Sabtu Minggu tanpa dibayar serta tidak terdapat program pensiun.

Maka dari itu, penghasilan brutonya adalah Rp8 juta dan dalam setahun menjadi Rp96 juta. Adapun potongan awal adalah biaya jabatan yang sebesar 5% atau Rp4,8 juta menghasilkan penghasilan netto setahun Rp91,2 juta.

Baca Juga  Seburuk itukah? Berikut Runtutan Bagaimana Ekonomi AS Bertumpuk Hingga Capai Siklus Penurunan

Karena dalam keadaan belum menikah, maka penghasilan netto setahun dikurangi dengan PTKP-nya sebesar Rp54 juta. Pengurangan tersebut menjadi penghasilan kena pajak sebesar Rp37,2 juta.

Dari penghasilan kena pajak tersebut, barulah dihitung PPh 21 setahun sebesar Rp5% yaitu Rp1,86 juta. Maka dari itu, PPh 21 per bulannya menjadi Rp155 ribu.

DJP menambahkan, kerja sebagai karyawan akan menjadi wajib pajak. Jadi pajaknya dipotong perusahaan untuk laporan SPT tahunan.

Baca Juga  Cerita Bos Bulog Tentang Pangan Indonesia

“Tinggal minta bukti potong 1721 untuk lapor SPT Tahunan,” kutip unggahannya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here