Whatsapp Luncurkan Layanan Pertama di India Dengan 400 juta Pengguna

0
ilustrasi via  Entrackr com
ilustrasi via Entrackr com

KabarUang.com , Jakarta – Raksasa pesan WhatsApp berencana untuk meluncurkan layanan pembayaran pertama tahun ini di India, pasar terbesar dengan 400 juta pengguna, kata perusahaan itu pada hari jumat kemarin.

Perusahaan milik Facebook telah menguji layanan dengan sekitar satu juta orang selama setahun terakhir. Tetapi peluncuran komersial telah ditunda sementara menunggu persetujuan dari regulator perbankan India.

“Pembayaran WhatsApp akan memudahkan membayar seseorang di WhatsApp seperti mengirim pesan,” kata kepala global perusahaan itu Will Cathcart dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga  Tak Mau Kalah Dengan Uang Digital Lain, Whatsapp Buka Whatsapp Pay di Indonesia

“Kami tidak sabar untuk memberikan layanan ini kepada pengguna kami di seluruh India tahun ini,” tambahnya.

India akan menjadi negara pertama yang menerima pembayaran WhatsApp, tetapi Cathcart tidak mengatakan apakah pihak berwenang telah memberikan persetujuan akhir.

Dia mengatakan layanan seperti itu sangat penting untuk mempercepat inklusi keuangan di India dan membawa jutaan lebih ke dalam ekonomi digital negara yang tumbuh cepat.

Baca Juga  Wow Keren Pemuda 17 Tahun Meraih 15 Juta Perminggu Hanya Dengan Berjualan Online

India adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, dengan puluhan juta telah menggunakan transaksi online.

Setelah diluncurkan, WhatsApp akan bersaing dengan perusahaan pembayaran digital lokal Paytm dan Phonepe dan raksasa global seperti Amazon Pay dan Google Pay.

WhatsApp, yang diperkirakan memiliki 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia, telah bergolak dalam kontroversi di India terkait penyimpanan data dan privasi.

Baca Juga  Kronologi Uniqlo Soal Tuntutan Upah Buruh di Indonesia

India bersikeras bahwa perusahaan teknologi menyimpan data tentang orang India di negara itu, sesuatu yang telah ditolak WhatsApp sejauh ini untuk platform pengiriman pesannya.

Reserve Bank of India, yang mengatur sistem keuangan negara itu, juga telah mewajibkan untuk menyimpan data terkait pembayaran di India.

WhatsApp bersikeras bahwa layanan pembayarannya di India akan mematuhi norma-norma bank sentral.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here