Sejak Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 516 Kapal Pencuri Ikan

0
Ilustrasi Susi Pudjiastuti via reqnews com

KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan atau yang disingkat dengan KKP yang telah mencatat sejak dari tahun 2014 sampai pada saat ini telah menenggelamkan ada sebanyak 516 kapal karena menangkap ikan secara ilegal di berbagai kawasan perairan Indonesia.

Sebanyak 516 kapal ditenggelamkan sejak Ibu Susi Pudjiastuti ini sudah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga pada saat ini.

“Jumlah kapal yang sudah dimusnahkan atau ditenggelamkan sejak bulan Oktober 2014 hingga saat ini, sebanyak 516 kapal,” kata Plt Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Agus Suherman seperti dikutip oleh Okezone com, Jakarta, Sabtu (6/7/2019).

Baca Juga  Menteri Susi Minta 10% Saham Jika Berhasil Kalahkan Bos Facebook

Dia juga bahkan memaparkan, sebanyak 516 kapal tersebut terdiri atas kapal perikanan berbendera Vietnam 294 kapal, lalu untuk Filipina 92 kapal, lalu Malaysia 76 kapal, kemudian Thailand 23 kapal, kemudian untuk Papua Nugini ada sebanyak 2 kapal, RRT 1 kapal, Nigeria 1 kapal, Belize 1 kapal, dan juga Indonesia 26 kapal.

Sementara itu, dari sejak bulan Januari sampai bulan Juni 2019, KKP telah menangkap kapal ilegal sebanyak 67 kapal yang tediri atas 17 kapal Malaysia, kemudian 15 kapal Vietnam, lalu ada 3 kapal Filipina, serta ada sebanyak 32 kapal Indonesia.

Baca Juga  Djoko R Abdumanan Kini Menjadi Plt Direktur Utama PLN

“Keberhasilan dalam penangkapan kapal perikanan pelaku illegal fishing tidak lepas dari sistem pengawasan yang terintegrasi antara pengawasan udara (air surveillance), operasi kapal pengawas di laut, dan sistem pemantauan kapal perikanan (vessel monitoring system/VMS),” kata Agus seperti dikutip dari Okezone com.

Sejalan dengan hal itu, KKP kini bekerja sama dengan Satgas 115, Kejaksaan Agung, serta dengan instansi terkait lainnya juga telah melakukan pemusnahan ada sebanyak 28 kapal ikan ilegal yang telah mendapatkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) sepanjang bulan Januari sampai Juni tahun 2019.

Baca Juga  Manajemen Fiskal Dan Makroekonomi RI Dipuji Presiden ADB
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here