Sebanyak 45.000 Kontraktor Dalam Negeri Di Korbankan Untuk Pembangunan Infrastruktur

0
Ilustrasi Infrastruktur via mediaindonesiacom

KabarUang.com, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat atau yang disingkat dengan DPR menggelar sidang paripurna terkait tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) pada tahun 2020 pada hari ini.

Dalam sidang, Anggota DPR Komisi V yakni Bambang Haryo telah memberikan masukan kepada pemerintah terkait pembangunan infrastruktur. Menurut pendapatnya, besarnya anggaran pembangunan infrastruktur sampai tanggal Rp400 triliun kurang maksimal. Pasalnya, tidak semua infrastruktur ini dapat dirasakan.

Baca Juga  Intip Jalan Tol Pertama di Ibu Kota Baru yang Beroperasi Oktober

“Kami lihat infrastruktur sudah dibangun dengan anggaran sekitar Rp400 triliun lebih, angka ini lebih tinggi dari kabinet sebelumnya sekitar Rp120 triliun lebih. Tapi kami lihat hampir tidak maksimal hasil dari infrastruktur,” ujarnya di Ruang Paripurna DPR-RI, Jakarta, Selasa (9/7/2019) seperti dikutip dari Okezone com.

Salah satu contoh belum besarnya pembangunan infrastruktur adalah sekarang banyak sekali kontraktor dalam negeri yang tidak mendapat proyek. Padahal yang seharusnya, proyek-proyek yang dikerjakan ini menjadi peluang bagi kontraktor di dalam negeri.

Baca Juga  Infrastruktur Distribusi Barang Laut Turunkan Biaya Seefisien Mungkin

“Kontraktor kita mati 45.000 perusahaan,” ucapnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here