Sampaikan Dukungan Moral Bangsa Lewat Karya Audio Visual – Kasni Film Indonesia

0

KabarUang.com, Jakarta – Rumah Produksi, Kasni Film Indonesia yang berdiri sejak 2011 berniat untuk meningkatkan moral bangsa lewat karya audio visualnya.

Ilustrasi via Prokabar

Selain dibangun dengan tujuan komersial, rumah produksi Kasni Film Indonesia juga ikut kontribusi dengan konten nasionalis. Hal ini dilakukan sebab ownernya sediri, Didik Kurdianto mengatakan bahwa konten audio visual bisa digunakan untuk menyampaikan informasi. Media ini juga yang paling mudah digunakan untuk mempengaruhi, baik bersifat positive atau negative.

“Fakta perubahan sosial budaya, gaya hidup menjadi konsentrasi yang perlu direnungkan, secara tidak langsung Kasni Film ikut memerangi para penjajah moral bangsa dengan semua karya-karya yang akan kita produksi sekarang dan yang akan datang,”ujarnya pada acara Aplikasi Film di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, seperti dikutip bisnis.com.

Baca Juga  Agar Hidup Lebih Produktif, Stop Batasi Penggunaan Social Media Dengan Tips Ini

Beliau menyampaikan pada prinsipnya Rumah Produksi Kasni ini sama seperti rumah produksi lainnya. Mereka bekerja seperti keluarga dan bahagia. Memproduksi iklan, baik itu komersial atau layanan masyarakat, video klip, profile company dan institusi, konten media event dan marketing tools.

Didik juga menegaskan bahwa sebenarnya Kasni tidka dibuat secara khusus untuk produksi audio visual yang berbau daerah, namun Kasni Film Indonesia sangat senang dengan pekerjaan yang berisi konten kebudayaan atau kedaerahan Indonesia.

Baca Juga  Ingin Liburan Tapi Dompet Tetep Aman, Yuk Simak Tips nya Disini

Menurutnya keikutsertaan Kasni Film yang mengisi salah satu booth di acara AOE yang berkolaborasi dengan Aplikasi Film Matchup itu sifatnya personal yakni sebagai konsultan tak tertulis dan mengarahkan kepada anggota Aplikasi yang ingin menggunakan jasanya dalam pembuatan karya audio visual.

Terakhir beliau menyampaikan bahwa acara ini Indonesia bisa saja memecah rekor dunia. Pasalnya festival ini diikuti oleh daerah di Indonesia yang memiliki ratusan budaya dan bahasa.

Baca Juga  Naomi Scott Ambil Tindakan "Don't Care" Tentang Perbincangan Hangat Live-Action Aladdin

“Saya ingin dunia tahu bahwa Indonesia itu punya bahasa terbanyak. Ini momentum untuk bisa mendapatkan award yang kelas dunia. Dimana festival fim yang diikuti ratusan bahasa itu belum ada, doakan segera terlaksana dan sukses,”tutupnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here