Sampah Plastik Yang Berasal Dari Kota Melbourne Kini Berakhir Di Batam

0
Ilustrasi Sampah Plastik via koranyogya com

KabarUang.com, Jakarta – Temuan sampah plastik impor yang ternyata mengandung limbah bahan berbahaya serta juga beracun (B3) di Batam bulan lalu, ada juga di antaranya yang berasal dari Kota Melbourne, Australia.

Dalam laporan media The Age dan The Sydney Morning Herald pada pekan ini disebutkan, dari 65 kontainer yang bisa ditahan Bea Cukai setempat di Pelabuhan Batu Ampar, satu kontainer yang berasal dari Melbourne, kota yang setiap tahun mendapat predikat kota paling layak huni di dunia ini.

Baca Juga  Harga Pangan Jelang Ramadan Naik Salah Satunya Bawang Putih Dijual Rp59.529/Kg

Susila Brata dari Bea Cukai setempat dalam laporan itu menyebutkan dengan asal kontainer sampah plastik ini selain Australia juga dari Perancis, kemudian ada dari Jerman, lalu Hong Kong, serta Amerika Serikat. Demikian dikutip dari Okezone com , Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Dia juga sudah menjelaskan bahwa ini ternyata untuk pertama kalinya pihaknya mengecek kontainer-kontainer yang ternyata diklaim sebagai sampah plastik oleh beberapa perusahaan lokal yang bertindak sebagai importir dengan dalih dijadikan bahan baku plastik.

Baca Juga  Menhub Mulai Kritisi Penjualan Tiket Kepulauan Seribu Masih Belum Online

Kontainer-kontainer yang sebelumnya selalu lolos, kata Susila, akan tetapi atas informasi intelijen pihaknya kini sudah mengambil tindakan.

“Kementerian Lingkungan Hidup telah melakukan pengujian dan kontainer dari Australia positif mengandung B3,” katanya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here