Pengembang Soroti RUU Pertanahan Mengenai Hunian Orang Asing

0
Ilustrasi Orang Asing via setkab go id

KabarUang.com, Jakarta – Pemerintah tengah melakukan tentang pembahasan Rancangan Undang-Undang atau yang disingkat juga dengan RUU pertanahan. Rencananya RUU tersebut rampung pada bulan September tahun ini.

Menurut pendapat Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia atau yang disingkat dengan DPP REI Paulus Totok Lusida, pihaknya ini ingin RUU Pertahanan cepat diselesaikan untuk menjadi UU. Karena UU Pertahanan dibutuhkan oleh para pengusaha properti.

Baca Juga  Naomi Scott Ambil Tindakan "Don't Care" Tentang Perbincangan Hangat Live-Action Aladdin

“Seperti, kita sudah beberapa kali surat menyurat ke BPN dan DPR, agar dalam periode ini terealisasi UU Pertanahan yang baru. Memang ada perlu beberapa perbaikan, untuk memperjelas dengan pihak DPR. Misalnya terkait hunian orang asing,” ujar dia di Kantor DPP REI Jakarta, Jumat (12/7/2019) seperti dikutip dari Okezone com.

Dia juga sudah menjelaskan, sebagian anggota DPR ini juga sudah menjaga-jaga atau pasang kuda-kuda begitu mendengar orang asing. Padahal menurut seluruh dunia terbuka pada orang asing.

Baca Juga  Ditutup Sampai Minggu Pagi Ini Dia Jalur Tol Pandaan-Malang

“Sudah saya sampaikan, orang asing yang beli properti di Indonesia, itu propertinya tidak keluar dari Indonesia. Hanya kita harus pasang acuan agar kejadian saat penjajahan Belanda tidak terjadi,” tutur dia seperti dikutip dari Okezone com.

Dia juga menambahkan, UU Pertahanan ini memang ada hal yang masih perlu diusulkan untuk detail di Peraturan Pemerintah atau yang disebut juga dengan Permen saja.

Baca Juga  Terbentur Masalah Administratif Batas Wilayah, Pemerintah Susun Pembentukan Otoritas Transportasi Wilayah Jabodetabek
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here