Pendapatan Damri Bandara Soetta Tetap Naik 40% Walau Tanpa Kondektur

0
Ilustrasi Damri via independensi com

KabarUang.com, Jakarta – Perum Damri juga sudah menyebutkan tanpa menggunakan kondektur, pendapatan bus rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta naik sampai 40%.

“Sistem tiket elektronik Damri merupakan kebijakan penting Damri untuk mengendalikan pendapatan. Ternyata tanpa helper on board (kondektur), pendapatan bus Bandara Soekarno-Hatta meningkat per harinya, bahkan hingga mencapai 40 persen,” kata Direktur Utama Perum Damri Setia N Milatia Moemin seperti dikutip Okezone com, Sabtu (6/7/2019).

Pernyataan tersebut juga menyusul unjuk rasa pengemudi Damri Bandara Soekarno-Hatta yang berlangsung pada hari Jumat tanggal 5 Juli dengan tuntutan para kondektur lama diposisikan kembali di dalam bus.

Baca Juga  Libur Lebaran, Lonjakan Transaksi BRI Capai 22.72 Persen

Setia juga sudah mengatakan dirinya langsung menemui mereka dengan maksud bisa menjelaskan kebijakan perusahaan serta untuk mendapatkan titik temu.

Damri kini menetapkan kebijakan terkait kondektur sebagai berikut, yakni perusahaan sedang serta terus mengembangkan dan juga melaksanakan penggunaan sistem tiket elektronik atau juga electronic ticketing system.

“E-tiket bukan hanya merupakan pilihan tetapi suatu keharusan. Teristimewa di lokasi Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II sudah sedemikian gencar dengan digitalisasi, kebijakan Damri tentunya selaras dengan kebijakan AP II dan tuntutan zaman,” kata Setia seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Taiwan Dan UEA Kini Berminat Investasi di Industri Petrokimia RI

Kedua, dengan sistem e-tiket, layanan kondektur di dalam bus atau dengan kata lain on board sudah tidak diperlukan, Akan tetapi perlu digarisbawahi bahwa layanan mereka tidak pernah dihilangkan.

Layanan kondektur nantinya akan dipindahkan dari dalam bus (on board) menuju ke luar bus atau (off board).

“Sesuai dengan fungsinya, para kondektur Damri disiagakan untuk membantu pelanggan Damri di titik-titik pemberangkatan dan titik-titik kedatangan. Dengan demikian tidak ada pengurangan layanan Damri dengan adanya perpindahan posisi kondektur,” katanya seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Bos MRT Jakarta Ogah Bicara Kompensasi Soal Mati Listrik, Karena Reputasi Tidak Bisa Dihitung
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here