Kisah Petani Jadi Konglomerat Berkat Kentang Goreng

0

KabarUang.com, Amerika Serikat – Tidak disangka bahwa kekayaan bisa didapat dari hal yang tidak terduga, termasuk kentang goreng. Salah satu milarder Amerika Serikat (AS) Simplot berhasil menjadi miliarder berkat kentang produksinya.

Ilustrasi via DailyMail

Tahukah anda bahwa kentang goreng yang sering anda makan di McDonal’s adalah produksi kentang Simplot ? Ya. Dia adalah produsen dari lentang siap goreng tersebut.

Dia tidak datang dari keluarga kaya raya. Awal kisah mula dia menjadi pengusaha adalah saat ia kabur dari rumahnya. Alasannya hanya karena tidak diizinkan nonton sepak bola oleh ayahnya. Berbekal hanya dengan uang koin dan US$20 dari Ibunya dia mulai berbisnis. Dia membeli dan menjual senapan, babi, kulit binatang hingga makanan. Dari modal itu dia berhasil mengumpulkan keuntungan lebih dari US$7.000.

Baca Juga  The Asset Beri 2 Penghargaan Bergengsi Kepada Bank BRI di Acara Tahunan Triple A Country Awards

Inilah yang menjadi modal awal untuk memulai bisnis pertanian, kuda dan bibit kentang. Bukan hanya itu dia juga membeli mesin penyortir kentang untuk mempermudah usahanya. Awalnya Simplot hanya petani kentang biasa. Hingga pada saat Perang Dunia kedua ia diminta untuk memasok kentang dan sayuran kering untuk konsumsi tentara AS.

Dari sanalah bisnis Simplot ini terus berkembang. Simplot mulai mengembangkan fosfat untuk pupuk tanamannya. Kemudian dia mengirimkan kentang dalam kotak kayu yang ia susun sendiri. Sedangkan sisa kentang yang tidak dia kirimkan dia jadikan pakan ternak. Hal ini menjadikan dia lebih hemat dan efisien dalam pengeluarannya.

Baca Juga  Jokowi Kini Resmi Tandatangani PP Tentang Perdangangan Dengan Sistem Elektronik

Lalu dia mulai bekerjasama dengan perusahaan McDonalds pada tahun 1960. Saat itu dia menyetujui perjanjian dengan pihak McDonald untuk memproduksi kentang beku. Hingga saat ini kentang produksinya masih ada di seluruh outlet McDonald’s. Pada tahun 2007 nama Simplot berada di posisi ke-89 sebagai orang terkaya di Amerika Serikat versi Majalah Forbes.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here