Ekspor Industri Tekstil Kini Meningkat Tiga Kali Lipat Pada Tahun 2030 Mendatang

0
Ilustrasi Tekstil via Forbil org

KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian atau yang disingkat dengan Kemenperin terus memacu daya saing industri tekstil dan juga produk tekstil (TPT) nasional. Harapannya, ekspor produk TPT bisa meningkat dua sampai tiga kali lipat pada tahun 2030.

Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan juga Alas Kaki Kemenperin Muhdori segera mengatakan, salah satu cara untuk meningkatkan daya saing yakni pengembangan dan juga pemanfaatan teknologi berbasis Industri 4.0.

“Sehingga, kita bisa mengetahui parameter seperti apa yang akan diterapkan oleh Industri 4.0 pada sektor TPT karena nanti yang menetapkan definisi Industri 4.0 untuk sektor TPT adalah BPPT,” jelas Muhdori di Jakarta kemarin seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  PT Gunung Raja Paksi Tetapkan Harga IPO Rp840 Per Saham

Kemenperin telah menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi atau yang disingkat dengan BPPT untuk menyusun Roadmap Industri Tekstil dan Apparel serta pendampingan implementasi Light House Project Industri Tekstil 4.0. Penanda tangan nota kesepahaman (MoU) dilakukan Muhdori dengan Direktur Pusat Teknologi Material BPPT yakni Mahendra Anggaravidya di Jakarta, Kamis (25/7).

Peneliti Utama BPPT Sudirman Habibie juga telah mengungkapkan, peta jalan yang akan dibuat selama enam bulan ke depan ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak industri TPT nasional. Hal ini diperlukan mengingat teknologi yang digunakan oleh industri TPT nasional sudah tertinggal beberapa generasi jika dibandingkan dengan negara-negara pesaing lainnya seperti Banglades dan juga Vietnam.

Baca Juga  Kronologi Uniqlo Soal Tuntutan Upah Buruh di Indonesia

Buktinya, bisa dilihat seperti kondisi pada saat ini, yang dimana industri TPT nasional stagnan sejak 30 tahun lalu. Sedangkan negara pesaing telah maju dengan cepat dan juga akhirnya meninggalkan Indonesia. Dengan penerapan Industri 4.0 pada sektor TPT, Sudirman sangatlah optimistis industri TPT nasional dapat mengejar negara-negara pesaing.

“Namun, dengan catatan, roadmap yang dihasilkan dari MoU ini harus benar-benar diterapkan oleh seluruh pemangku kepentingan,” katanya seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Industri Pakan Unggas Akui Khawatir Pasokan Jagung Untuk 2020 Mendatang
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here