ilustrasi via mncupdate com
ilustrasi via mncupdate com

KabarUang.com , Jakarta – Zakat fitrah termasuk ke dalam salah satu rukun Islam. Zakat dibayarkan pada bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh seorang muslim yang telah mampu melakukannya. Zakat diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan yang disebut dengan mustahik.

KH Ahmad Ishomuddin mengatakan, umat Islam diperkenankan untuk membayar zakat fitrah langsung kepada mustahik yang bersangkutan.
“Menyampaikan sendiri pembayaran zakat fitrah tentu sangat utama,” ujarnya. Apalagi, lanjutnya, jika pemberian diiringi oleh niat yang dalam untuk menyampaikan zakat pada orang yang membutuhkan.

Namun, tak selamanya mustahik dapat dijumpai sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan. Karena itulah, muslim di Indonesia terbiasa membayarkan zakat fitrah melalui perantara badan amil zakat yang tersedia baik di tingkat daerah ataupun nasional.

Baca Juga  Tol Trans Sumatera Dan Penyeberangan Merak Siap Untuk Digunakan Jelang Lebaran 2019

“Tak ada salahnya menunaikan ibadah zakat fitrah melalui penyalur,” katanya. Badan amil zakat akan memberikan zakat berupa dana ataupun kebutuhan pokok kepada mereka yang berhak.

Yang perlu dicatat, lanjut dia, keberadaan badan amil zakat tak menghalangi orang-orang yang ingin menyampaikan zakat fitrah secara langsung pada mustahik. Keduanya sama-sama dapat membersihkan jiwa dan hati umat Islam.
Allah telah menjanjikan banyak keutamaan bagi orang yang membayar zakat. Terdapat dua jenis zakat yang wajib ditunaikan yakni zakat fitrah menjelang Idulfitri dan zakat maal atau harta.

Berikut keutamaan yang dijanjikan Allah kepada setiap orang yang membayar zakat.

1.Menyempurnakan agama

Zakat termasuk dalam bagian dari rukun Islam. Sehingga apabila dilakukan, maka agama seorang Muslim akan menjadi sempurna

Baca Juga  Ini Dia! Tips Agar THR Tidak Meguap dan Tetap Awet

2.Masuk surga

Dalam Alquran surat An Nisa ayat 162, Allah menjanjikan pahala yang besar berupa masuk surga bagi orang yang mendirikan salat, menunaikan zakat, dan beriman kepada Allah SWT dan hari akhir.

“Akan mendapatkan pahala yang besar, itu janji Allah,” kata ahli agama Islam Syafiq Hasyim kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

3.Ampunan

Dalam Alquran surat Al Maidah ayat 12, Allah berjanji mengampuni dosa-dosa orang yang mendirikan salat, menunaikan zakat, beriman kepada rasul, dan meminjamkan pinjaman yang baik. Disebutkan juga pada ayat tersebut, mereka akan dimasukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai.

4.Petunjuk dan hidayah

Dalam Alquran surat At Taubah ayat 18, Allah menyebut orang yang mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut kepada siapa pun selain Allah, termasuk dalam golongan orang yang mendapat petunjuk. Petunjuk itu juga bisa merupakan hidayah dari Allah.

Baca Juga  Cara Buat Momen Ramadhan Makin Seru Tanpa Harus Boros

5. Menambah harta

Saat mengeluarkan sebagian harta untuk membayar zakat, Allah menyambut amalan itu dengan tidak akan mengurangi harta. Justru, harta yang dimiliki akan berkembang dan penuh berkah. Dalam hadis riwayat Muslim disebut, sedekah termasuk zakat tidak akan mengurangi harta. “Ini untuk menyucikan harta yang dimiliki secara keseluruhan,” kata Syafiq.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here