Usai Lebaran, Ada Baiknya Lihat Kembali Sisa Dana Untuk ‘Bertahan Hidup’

0
ilustrasi via idnews co id
ilustrasi via idnews co id

KabarUang.com , Jakarta – Umat Muslim di seluruh penjara dunia baru saja merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah. Sebagian besar masyarakat sudah menghabiskan uangnya untuk mengantongi tiket mudik, kue kering, baju baru, hingga ‘angpao’ untuk sanak saudara.

Kini usai Lebaran, ada baiknya melihat kembali sisa dana yang dimiliki untuk ‘bertahan hidup’ hingga waktu gajian mendatang.

Perencana Keuangan dari OneShildt Financial Planning Budi Raharjo mengatakan setelah melihat sisa dana, sebaiknya susun alokasi pengeluaran. Penyusunan alokasi dilakukan dari hal-hal yang sifatnya wajib, seperti membayar cicilan, pajak kendaraan, tagihan listrik dan telepon, serta lainnya.

Baca Juga  Sudah Siap Mudik, Dari SPBU Sampai Diskon Tarif Tol

Selain itu, perkirakan berapa dana yang dibutuhkan untuk ‘bertahan hidup’ hingga tanggal gajian mendatang. Lalu, kalkulasikan kebutuhan tersebut dan bandingkan dengan sisa dana yang dimiliki. Menurut Budi, hindari sebisa mungkin untuk berutang dengan melihat kembali pos pengeluaran yang masih bisa dipangkas.

Namun jika memang terpaksa berutang, Budi menyarankan utang dilakukan dengan bijak dan ditutup dengan cepat. Ia juga menekankan utang sebaiknya hanya dilakukan untuk kebutuhan mendesak, seperti tiba-tiba sakit, lalu membayar biaya pengobatan dengan kartu kredit.

Baca Juga  Sebagian Maskapai Penerbangan Dunia Berlakukan Kebijakan Khusus Saat Ramadhan

“Kalau bisa utang yang diambil itu utang yang bisa cepat dilunasi dalam jangka waktu 1-2 bulan. Kalau sampai 12 bulan, itu tidak benar. Lebih baik urungkan niat,” ujar Budi.

Sementara itu, Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari Assad juga menyarankan untuk tak menarik utang meski tak memiliki dana cukup untuk memenuhi kebutuhan usai Lebaran. Ia lebih menyarankan untuk menggadaikan barang-barang milik pribadi, seperti emas, elektronik, dan lainnya.

Baca Juga  Naik Sebanyak 4 Poin, Kini IHSG Terus Melaju Di Zona Hijau

Gadai, katanya, bisa dimanfaatkan karena nantinya barang yang dimiliki bisa ditebus kembali ketika sudah memiliki uang. Selain itu, jatuh tempo gadai yang rata-rata berdurasi empat bulan dinilai pas.

“Karena tidak terlalu pendek dan tidak terlalu panjang. Kalau pun tidak bisa menebus sampai jatuh tempo, mash bisa dinego untuk memperpanjang masa tebusan,” tuturnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here