Sri Mulyani Mulai Optimalisasi Penerimaan Negara Sampai Kemudahan Untuk Berusaha

0
Ilustrasi Sri Mulyani via Indonesia go id

KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Keuangan sudah memperkuat sinergi antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau yang disingkat dengan DJBC, dan Direktorat Jenderal Anggaran yang disingkat dengan DJA.

Sinergi tersebut juga ternyata dalam mengoptimalisasikan penerimaan negara dan juga meningkatkan kemudahan layanan terhadap Wajib Pajak (WP) dan/atau Wajib Bayar (WB) serta meningkatkan kepatuhan pajak kemudian memberikan kemudahan berusaha.

Baca Juga  IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini Karena Berhasil Pertahankan Support

Wakil Menteri Keuangan atau yang disingkat dengan Wamenkeu, Mardiasmo juga sudah mengatakan, sinergi ini juga sangat diharapkan akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan daya saing, kemudian peringkat EODB Indonesia, dan juga kredibilitas serta efektivitas APBN.

“Tujuan program sinergi ini justru ingin mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini penting karena pertumbuhan ekonomi menggerakkan semuanya dan juga menciptakan keadilan, baik di perpajakan, kepabeanan, cukai, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” ujarnya di Jakarta, kemarin seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Direktur BPJS Kemal Imam Santoso Katakan Kenaikan Iuran Dapat Bantu Keuangan BPJS

Pengembangan sistem ini juga sudah didasari oleh prinsip manajemen risiko, karena nantinya pelaku usaha yang patuh akan mendapatkan berbagai kemudahan dalam kaitannya dengan perpajakan serta juga kepabeanan.

Mardiasmo juga sudah mengatakan, reformasi terus menerus dilakukan Kemenkeu untuk bisa mewujudkan kondisi yang ideal dan juga bisa menjawab berbagai tantangan perekonomian global.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here