Macet Panjang Saat Arus Balik, Menhub Katakan Ini Salah Waktu Cuti Lebaran

0
Ilustrasi Macet via fajar co id

KabarUang.com, Jakarta – Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan yang memberikan catatan penting untuk penyelenggaraan arus mudik dan juga balik Lebaran pada tahun ini. Adanya penumpukan kendaraan di jalan tol Jakarta-Cikampek pada saat arus balik Lebaran menjadi catatannya.

Sebagai gambaran, pada saat puncak arus balik Lebaran pada hari Sabtu dan juga Minggu, terjadi penumpukan di Gerbang Tol Cikampek dari arah Jawa menuju kawasan Jakarta. Padahal memang pada saat itu juga Kepolisian sudah tengah memberlakukan sistem satu arah.

“Saat arus balik ada kekurangan yang harus kita evaluasi tercatat di Cikampek,” ujarnya di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Keberadaan Pelabuhan Marunda Dinilai Penting Untuk Menopang Pelayanan Kepelabuhan di Tanjung Priok Yang Sedang Padat

Menurut pendapat Budi, terjadinya penumpukan kendaraan pada arus balik dikarenakan masyarakat yang kembali ke Jakarta bersamaan. Mengingat juga pada tanggal 10 Juni atau juga pada hari Senin, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah harus kembali bekerja lagi.

Oleh karena itu, ke depannya, dirinya akan langsung berkoordinasi dengan instansi terkait agar libur Lebaran juga bisa lebih seimbang. Karena pada tahun ini, libur sebelum Lebaran itu jauh lebih panjang dibandingkan dengan H+ lebaran.

Cukup dimaklumi juga mengingat dengan Hari H lebaran berada di pertengahan hari Minggu. Sehingga waktu silaturahmi masyarakat lebih singkat dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Baca Juga  Pembangunan SDM Perlu Ditingkatkan Lagi Untuk Indonesia Jadi Negara Maju Kata Jokowi

“Oleh karenanya ke depan memang masih banyak tugas yang harus dikoordinasikan dengan baik dan kita harus mengatur waktu cuti yang sangat panjang antara mudik dan balik,” kata Budi seperti dikutip dari Okezone com.

Meskipun begitu secara keseluruhan mudik lebaran pada tahun ini lebih baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Angka pemudik kendaraan roda empat naik hingga sebesar 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara jumlah pemudik motor juga tengah mengalami penurunan sampai sekitar 12% dibandingkan pada tahun lalu.

Kemenhub juga telah mencatat terjadi penurunan angka kecelakaan. Penurunan juga telah mencapai sebanyak 71%, dari semula yakni 1.942 pada tahun 2018 menjadi sebanyak 560 kecelakaan.

Baca Juga  Tol Fungsional Kayu Agung-Pematang Panggang Diberlakukan Satu Arah Pada Saat Arus Balik

“Kalau kita lihat dari yang terjadi saya menyampaikan secara kualitatif satu hal paling penting bagi Kementerian Perhubungan adalah satu analisis terhadap safety dan invorment. Karena Alhamdulillah safety ada penurunan signifikan berkaitan kecelakaan yang turun lebih dari 70%,” jelasnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here