Kementerian BUMN Sudah Siapkan 5 Nama Untuk Jadi Bos PLN

0
Ilustrasi PLN via ekbisindonews com

KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau yang disingkat dengan BUMN kini tengah mencari pemimpin untuk mengisi kekosongan kursi Direktur Utama PT PLN (Persero). Yang mana Bos sebelumnya, yakni Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PLTU Riau. Pada saat ini, PLN dipimpin oleh seorang pelaksana tugas (Plt) yaitu oleh Djoko Raharjo Abumanan sejak dari tanggal 29 Mei 2019.

Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, dan juga Perhubungan Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah juga mengatakan, pada saat ini pihaknya sudah tengah melakukan penyaringan untuk posisi Direktur Utama PLN. Dirinya bahkan menyebut sudah ada sekitar 3 sampai 5 kandidat yang sedang diseleksi.

Baca Juga  Menteri BUMN Rini Soemarno: Holdingisasi Diyakini Akan Membentuk Perusahaan Menjadi Lebih Efisiensi Dan Lebih Kuat di Sektor Finansialnya

“Mungkin ada beberapa ada tiga atau sampai lima nama,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6/2019) seperti dikutip dari Okezone com.

Meskipun begitu, lanjut Edwin, dirinya masih belum bisa menyebutkan nama-nama tersebut. Karena, pada saat ini nama-nama untuk menggantikan posisi Sofyan Basir ini terus bergerak dan masih belum ada keputusan pasti.

“Belum saya belum ini. Nanti harus konsultasi,” ucapnya seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Pertamina Targetkan Pengeboran Sebanyak 118 Sumur Di Blok Mahakam

Menurut pernyataan Edwin, nantinya tiga sampai lima nama ini bisa berasal dari internal ataupun eksternal PLN. Asalkan, nama tersebut harus memiliki jiwa leadership yang sangat tinggi.

“Bisa seperti itu (internal dan juga eksternal PLN), tapi ini belum ada yang confirm karena saya masih nunggu arahan dari Bu Menteri (BUMN),” katanya seperti dikutip dari Okezone com.

Jika nantinya sudah didapatkan nama, maka nantinya akan mengajukan nama tersebut kepada Menteri BUMN yakni menurut Rini Soemarno. Jika disetujui, kemudian nama-nama tersebut akan diajukan kepada Presiden Joko Widodo.

Baca Juga  BUMN Rogoh Rp100 Miliar Untuk Pulangkan Sebanyak 250.000 Pemudik

“Ya masih di ini nanti, kan ada proses nanti yang apa namanya, beberapa calon kemudian disetujui bu Menteri untuk dibawa ke proses TPA dengan Presiden,” kata Edwin seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here