Harga Emas Akan Naik Setelah Dua Hari Sudah Turun

0
Ilustrasi Emas via finroll com

KabarUang.com, Jakarta – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange kini sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan hari Jumat atau pada hari Sabtu pagi WIB, setelah dua hari berturut-turut turun ini, didorong oleh dolar AS yang lebih lemah.

Mengutip dari Okezone com, hari Sabtu (29/6/2019), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman bulan Agustus, naik sekitar USD1,7 atau juga 0,12%, menjadi ditutup pada angka USD1.413,7 per ounce.

Baca Juga  OJK Menilai Perlu Peran Generasi Milenial Untuk Merealisasikan Potensi Indonesia Menjadi Pusat Ekonomi Dan Keuangan Syariah Dunia

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya ternyata sudah turun sekitar 0,03% menjadi dikisaran 96,19 pada pukul 17.30 GMT.

Emas biasanya hanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka juga akan bisa naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal untuk investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Baca Juga  Menhub Mulai Kritisi Penjualan Tiket Kepulauan Seribu Masih Belum Online

Sehari sebelumnya, e​​​​mas berjangka melemah pada penutupan perdagangan hari Kamis atau hari Jumat pagi WIB, karena logam mulia tertekan oleh meningkatnya sebagian besar ekuitas Amerika Serikat (AS).

Adapun juga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan September naik sekitar 4,7 sen atau juga 0,31%, menjadi di angka USD15,341 per ounce. Platinum untuk pengiriman bulan Oktober bertambah sekitar USD23,6 atau juga sekitar 2,89%, menjadi ditutup pada angka USD841,1 per ounce.

Baca Juga  Kementan Jual Cabai Rawit Merah Sebesar Rp10.000/Kg
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here