Ganti Makanan Gula ke Sayuran, Dengan Terapkan Diet Ala Cleaning Eating

0
ilustrasi via medical news today com

KabarUang.com , Jakarta – Pernah dengar tentang Clean Eating? Clean eating adalah pola makan yang terdiri dari lebih banyak sayuran, buah dan biji-bijian sekaligus meminimalisir konsumsi makanan olahan kemasan. Gunanya buat apa? Ya, pastinya tujuan utamanya adalah untuk menurunkan berat badan.

Well, kalau ditanya enak atau enggaknya, ya nggak ada metode diet yang enak. Pasti akan ada saatnya kita harus mengerem dan mengendalikan diri kalau lagi diet. Dan ini membutuhkan perjuangan, sebab kita semua pasti punya makanan favorit yang sebetulnya merupakan pantangan dalam clean eating rules, karena tingginya kadar lemak atau gula.

Misalnya menerapkan meal plan (rencana menu) dan menghentikan konsumsi makanan tidak sehat (junk food) secara bertahap. Kamu juga bisa menerapkan clean eating dengan melacak setiap asupan kalori dari makanan sehari-hari.

Baca Juga  Tips Produktif di Usia Muda Ala Boy William

Misalnya menerapkan meal plan (rencana menu) dan menghentikan konsumsi makanan tidak sehat (junk food) secara bertahap. Kamu juga bisa menerapkan clean eating dengan melacak setiap asupan kalori dari makanan sehari-hari.

Sebagai gantinya, alihkan anggaran ke buah-buahan yang sehat dan segar. Potong dan kupas buah-buahan dan atur di piring seatraktif-atraktifnya. Kalau perlu, ala-ala restoran mahal. Lalu sajikan sebagai pengganti snack, atau buatlah salad yang kesemuanya hanya buah. No sugar added, pokoknya.

Sebagai pemula dalam usaha menurunkan berat badan ini, penggantian segala snack manis bisa dilakukan sekali sepekan. Lalu setelah lidahmu sudah mulai terbiasa untuk tidak diberi yang manis-manis, kamu bisa naikkan dosis nge-buahnya jadi 3 kali seminggu, sampai kamu bisa benar-benar lepas dengan gula sepenuhnya.

Baca Juga  Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Aceh Adakan Kegiatan Wonderful Ramadhan in Aceh

Ganti juga semua sumber tepung dengan yang whole wheat. Gantilah roti putih, pasta dan nasi putih dengan beras merah, dan segala olahan gandum utuh.

Hentikan mengonsumsi makanan olahan dan junk food menjadi hanya 1-2 kali seminggu. Makanan kemasan, atau olahan yang hanya butuh waktu hitungan menit mengolahnya, atau hanya perlu dipanaskan saja, sangat tinggi kandungan sodium, lemak dan bahan tidak sehat

Junk food atau fast food pun tinggi kandungan lemak tapi rendah nutrisinya. Cobalah mengurangi jenis makanan cepat saji atau kemasan, olahan, dan instan. Bolehlah kalau kamu pengin konsumsi sekali-kali tapi hanya jadikan jenis makanan itu sesekali dan buat batasan jenis makanan itu hanya untuk acara spesial.

Baca Juga  4 Cara untuk Meningkatkan Keseimbangan Antara Pekerjaan dan Kehidupan

Konsumsi makanan bersodium rendah dan lemak jenuh. Pilihlah kecap bersodium rendah. Rendam kacang-kacangan dalam kaleng semalaman dalam slow cooker sebab kacang-kacangan kalengan seperti ini mengandung sodium tinggi.

Ganti minuman manis dengan air mineral. Minuman manis terutama yang kemasan mengandung tinggi gula. Alih-alih mengonsumsi air kemasan seperti soda dan sebagainya, selalu sediakan air mineral yang bisa kamu bawa ke mana pun.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here