Envy Technologies Pasang Harga Rp350-Rp475 per Sahamnya

0
Ilustrasi IPO Envy via indotekno com

KabarUang.com, Jakarta – Perusahaan penyedia jasa teknologi informasi, PT Envy Technologies Indonesia Tbk atua yang bisa disebut juga dengan ENVY akan segera melakukan penawaran umum perdana saham atau juga Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sebanyak-banyaknya sekitar 600 juta saham biasa, termasuk juga pada pelaksanaan Employee Stock Allocation (ESA) sebanyak-banyaknya yakni 18 juta saham biasa.

Seluruh saham biasa atas nama pemegang saham sebelum Penawaran Umum Perdana yakni sebesar 1,200 miliar saham biasa. Dengan begitu, jumlah saham yang akan dicatatkan oleh Perseroan di Bursa Efek Indonesia atau yang disebut juga dengan BEI adalah sebesar 1,800 miliar saham biasa atas nama dari modal ditempatkan dan juga disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana. ENVY juga sudah diperkirakan akan meraih dana sekitar Rp240 miliar sampai dengan Rp360 miliar.

Baca Juga  Biaya Eksplorasi United Tractors Capai Rp10,05 Miliar

Direktur Utama ENVY yakni Mohamad Sopiyan, juga telah mengatakan pihaknya sudah melakukan mini expose di BEI dan juga perkiraaan pada tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan atau yang disebut juga dengan OJK, tepat pada tanggal 27 Juni 2019.

“Dengan demikian, diperkirakan listing atau pencatatan perdana di BEI pada Senin, 8 Juli 2019 mendatang. Dan perseroan akan menawarkan harga antara Rp350-Rp475 per lembar saham,” ujarnya di Hotel Raffles Jakarta, seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Sarana Meditama Metropolitan Sudah Bidik Pertumbuhan Pendapatannya Sebesar 26% Pada Tahun Ini

Sementara itu, untuk Senior Vice President PT Erdikha Elit Sekuritas sekaligus sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek Toto Sosiawanto juga sudah mengatakan, rencana penggunaan dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi. Sekitar 31,40% juga akan digunakan Perseroan untuk kegiatan usaha Sistem Integrasi Informatika.

“Lalu 24,56% akan digunakan Perseroan untuk kegiatan usaha Sistem Integrasi Telekomunikasi. 2,11% akan digunakan Perseroan untuk Penelitian dan pengembangan diantaranya untuk Future Product Development dan Existing Product Development. Rp48 Miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang Perseroan. Dan sisanya akan digunakan Perseroan sebagai modal kerja antara lain. Misalnya seperti gaji karyawan, sewa kantor, dan biaya-biaya umum dan administrasi,” ungkap dia seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Wall Street Kini Dibuka Menguat, Indeks Dow Jones Naik Sekitar 0,45%
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here