Didorong Oleh Saham Perbankan,Ternyata Wall Street Ditutup Menguat

0
Ilustrasi Wall Street via wsj com

KabarUang.com, Jakarta – Saham-saham yang ada di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan yakni di hari Jumat atau pada hari Sabtu pagi WIB, diduga didorong terutama disebabkan oleh reli saham-saham sektor perbankan.

Dikutip juga dari Okezone com, hari Sabtu (29/6/2019), bahwa Indeks Dow Jones Industrial Average naik sekitar 73,38 poin atau juga 0,28%, menjadi ditutup di angka kisaran 26.599,96 poin. Indeks S&P 500 bertambah sekitar 16,84 poin atau juga 0,58%, menjadi berakhir di angka 2.941,76 poin. Indeks Komposit Nasdaq kini menguat 38,49 poin atau juga 0,48%, menjadi ditutup di kisaran 8.006,24 poin.

Baca Juga  Cara Paling Mudah Investor Pemula Untuk Berinvestasi Di Pasar Modal Bisa Dimulai Dengan Membeli Reksa Dana

Saham bank-bank besar termasuk juga J.P. Morgan Chase, kemudian Goldman Sachs, dan ada juga Bank of America semuanya naik lebih dari sekitar 2,5% untuk hari itu. Keuntungan mereka datang setelah mereka lulus uji ketahanan atau dengan kata lain stress test tahunan Federal Reserve (Fed) dan juga akan mendapat persetujuan untuk meningkatkan dividen serta program pembelian kembali saham pada Kamis (27/6).

Baca Juga  IHSG Rebound, Kini Tengah Naik Tipis ke Angka 6.208

Di bidang ekonomi, University of Michigan mengatakan bahwa pada angka akhir indeks sentimen konsumen pada bulan Juni adalah 98,2, sedikit lebih tinggi dari ekspektasi para ekonom, tetapi lebih rendah juga dari angka 100 pada bulan Mei.

Richard Curtin, selaku kepala ekonom survei konsumen universitas, juga mengatakan bahwa dalam sebuah pernyataan penurunan pada bulan Juni sepenuhnya disebabkan juga oleh rumah tangga dengan pendapatan di sepertiga teratas dari distribusi, yang lebih sering menyebutkan dampak negatif dari tarif, yang dikutip oleh sebanyak 45 persen, naik dari sekitar 30% pada bulan lalu.

Baca Juga  Bank BCA SAH Akuisisi Bank Royal Senilai Rp 1 Triliun

“Sebagian besar penurunan Juni terkonsentrasi pada prospek ekonomi nasional, dengan tingkat pengangguran diperkirakan naik tipis, bukannya melayang turun di tahun mendatang,” kata Curtin seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here