Boeing Menjadi Salah Satu Peserta Dalam Paris Air Show. Pada Hari Pertama Pertunjukan, Boeing Mengumumkan Tidak Adanya Satu Pun Pesawatnya

0
Ilustrasi Boeing via nbc11news com

KabarUang.com, Jakarta – Melansir dari Okezone com, Boeing kini sudah memprediksi adanya suatu penurunan pesanan dalam acara Paris Air Show. Nasib Boeing kini tengah berbeda dengan saingannya, Airbus yang mencatat pesanan dan juga opsi untuk sebanyak 123 pesawat.

CEO Boeing yakni Dennis Muilenburg, mengakui bahwa pertunjukan udara ini bukan tentang pesanan, melainkan juga sebagai kesempatan bagi perusahaannya untuk meyakinkan pelanggan bahwa Boeing pasti membuat kemajuan dengan mengudarakan kejayaan 737 Max.

Baca Juga  Danareksa Melakukan Persiapan Untuk Pimpin Holding BUMN Jasa Keuangan

“Kami akan mendapatkannya kembali di udara ketika aman – itu adalah hal yang paling penting di sini,” kata Muilenburg seperti dikutip dari Okezone com.

Boeing mengumumkan divisi leasing pesawat General Electric, GECAS, kini juga akan segera mengubah pesanan sebelumnya dari 10 pesawat 737-900 menjadi model kapal barang.

Sebagai perbandingan, Airbus terbang ke Paris dan berharap untuk mengambil sebagian besar pesanan pesawat baru dengan memperkenalkan pesawat berbadan sempit baru, A321XLR. Itu terjadi pada hari Senin pada pagi hari ketika Air Lease Corporation, menyewakan ratusan pesawat ke maskapai penerbangan di seluruh dunia, dan juga memesan USD11 miliar untuk 100 pesawat Airbus, termasuk juga dengan 27 XLR.

Baca Juga  Inalum Diminta Pegang Saham Vale Indonesia Setelah Kuasai Freeport

CEO Air Lease John Plueger mengatakan bahwa XLR akan menjadi blockbuster ketika pengiriman pertama dimulai pada tahun 2023.

“Menurut kami, ini adalah penggantian 757 yang sebenarnya, tetapi berdasarkan bahan bakar yang jauh lebih efisien,” katanya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here