Akibat Dari Ketegangan di Timur Tengah Harga Minyak Melonjak Naik

0
Ilustrasi Minyak Mahal via akurat co

KabarUang.com, Jakarta – Harga minyak naik sekitar 1% pada penutupan perdagangan tanggal 14 Juni 2019, setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman pada minggu ini yang menimbulkan kekhawatiran tentang potensi gangguan pasokan.

Tetapi harga tetap di jalur untuk kerugian mingguan karena kekhawatiran bahwa adanya sengketa perdagangan akan mengurangi permintaan minyak global, seperti dilansir juga dari Okezone com, Senin (15/6/2019).

Baca Juga  Bisnis Waralaba Atau Franchise Kini Semakin Melesat Usai Pemilu 2019

Minyak mentah Brent untuk pengiriman bulan Agustus, naik sebanyak USD0,70 atau sekitar 1,1% menjadi ditutup pada USD62,01 per barel di London ICE Futures Exchange. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate atau yang disingkat dengan WTI untuk pengiriman pada bulan Juli naik sebanyak USD0,23 atau sekitar 0,4% menjadi menetap pada sekitar USD52,51 per barel di New York Mercantile Exchange.

Serangan terhadap kapal tanker minyak di dekat Iran dan juga Selat Hormuz mendorong kenaikan harga minyak sekitar 4,5%. Ini adalah kedua kalinya dalam sebulan kapal tanker diserang yang ada di zona terpenting dunia untuk pasokan minyak ketika ketegangan antara Amerika Serikat dan juga Iran meningkat. Washington juga menyalahkan Iran atas serangan mendorong penolakan dan juga kritik dari Teheran.

Baca Juga  Pertamina Optimalkan Pendistribusian Energi Karena Ada Banjir di Bengkulu
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here