Sebentar Lagi MRT Jakarta Fase II Bundaran HI-Kota Akan Segera Beroperasi

0
Ilustrasi MRT Jakarta via alinea id

KabarUang.com, Jakarta – Proyek mass rapid transit atau yang disingkat dengan MRT Fase II Bundaran HI-Kota akan segera dimulai. Pada saat ini PT MRT Jakarta sedang menyiapkan lahan pembangunan dinding diafragma (dwall) untuk gardu induk listrik atau yang disebut receiving substation- RSS di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Pembangunan MRT Fase II akan segera dimulai dengan membangun Dwall RSS atau juga paket CP200. Untuk segera peresmian pembangunan MRT Bundaran HI Kota telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi pada tanggal 25 Maret tahun 2019, bersamaan dengan peresmian pengoperasian MRT Fase I Lebak Bulus-Bundaran HI secara komersial. Direktur Utama PT MRT Jakarta yakni William Sabandar menyatakan telah mengantongi surat rekomendasi dari Sekretariat Negara atau yang disebut Setneg untuk pembangunan Dwall RSS di kawasan Monas yang menjadi objek vital dan juga ring 1.

Baca Juga  Kronologi Uniqlo Soal Tuntutan Upah Buruh di Indonesia

“Prosesnya masih tahap penyiapan lahan untuk pembangunan,” ujarnya di Jakarta kemarin. Dia menjelaskan, proyek CP200 akan dikerjakan PT Trocon Indah Perkasa yang menjadi pemenang lelang seperti dikutip dari Okezone com.

Lahan yang di siapkan tepatnya berseberangan langsung dengan Museum Nasional. Setelah lahan siap, area konstruksi proyek Dwall RSS akan segera ditutup dan juga diberikan pembatas seperti yang dilakukan pada pembangunan konstruksi fisik MRT Fase I sepanjang Lebak Bulus sampai Bundaran HI. Meski diberikan pembatas konstruksi, proyek ini juga tidak akan segera mengganggu arus lalu lintas lantaran letaknya di dalam Monas.

Baca Juga  Kemendag Keluarkan Izin Impor Bawang Putih 125 Ribu Ton Sebelum Akhir Mei 2019

“Dalam waktu dekat, segera dimulai prosesnya. Karena proses konstruksinya harus selesai tahun ini, jadi waktu kerjanya hanya tujuh bulan,” katanya seperti dikutip dari Okezone com.

“Tiga paket konstruksi MRT yakni CP201, CP202, dan CP203. Saat ini dokumen tender masih proses review JICA,” ujarnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here