Raup Cuan Saat Lebaran Dari Berdagang Parsel

0
ilustrasi via suarakutim com
ilustrasi via suarakutim com

KabarUang.com, Jakarta – Perayaan lebaran selalu membawa keberkahan bagi Aan Nurismi (34 tahun), seorang pedagang parsel di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Pasalnya, parsel menjadi salah satu bingkisan yang banyak diburu masyarakat saat lebaran untuk dikirimkan kepada kolega maupun sanak keluarga.

“Walaupun pejabat negara dilarang menerima parsel, tapi percaya lah pasarnya masih besar,” ujarnya.

Awalnya, ia hanya membantu kakaknya berjualan. Belakangan, ia memberanikan diri untuk membuka lapak parsel. Ia ingin mencoba peruntungannya sendiri.

Pesanan parsel sendiri biasanya ramai pada pertengahan ramadan hingga lebaran. Karenanya, sebelum ramadan, Aan mulai melakukan perburuan produk makanan di berbagai supermarket.

Dibantu oleh beberapa orang, ia mendekor parsel dan menjualnya di kisaran ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah.

Baca Juga  Dirjen Pajak Soroti Dagangan Mukena Syahrini Yang Dibandrol 3,5 JT

Setiap tahun, Aan mengaku bisa mengantongi untung hingga tiga kali lipat dari biaya produksinya. Keuntungan dari bisnis musiman itu digunakannya untuk berjalan-jalan dengan keluarga usai lebaran.

“Tahun ini, kami ingin ke Malang,” imbuh wanita yang sehari-hari menjadi ibu rumah tangga ini sambil tersenyum.

Berikut tips usaha yang disarikan dari berbagai sumber:

Pra Usaha

  1. Kenali potensi diri yang bisa memenuhi permintaan pasar. Beberapa bisnis yang biasanya laris pada momentum lebaran adalah bisnis kue kering, parsel, pakaian muslim, hingga tenaga infal.
  2. Cari informasi tentang bisnis sejenis. Dari kegiatan mencari informasi ini, Anda bisa mendapatkan mitra pemasok maupun konsumen potensial.
  3. Susun anggaran usaha. Tulis segala biaya yang diperlukan dan perkiraan keuntungan yang Anda inginkan dalam menentukan harga.
  4. Siapkan modal sesuai kebutuhan. Modal bisa berasal dari kantong sendiri atau pinjam ke sanak saudara atau teman.
  5. Apabila Anda tidak punya modal, Anda bisa membantu menjual barang orang lain (reseller) untuk mendapatkan komisi.
Baca Juga  Kementrian Ketenagakerjaan Terima 311 Aduan Terkait Persoalan Pembayaran THR

Usaha

  1. Belanja kebutuhan produksi sedini mungkin dan dengan efisien. Misalnya, jika Anda membuka bisnis parsel atau kue kering, belanja produk makanan sebelum ramadan dan manfaatkan promo di pusat belanja. Ingat, mendekati lebaran harga barang biasanya semakin mahal.
  2. Jangan produksi barang secara berlebih karena bisnis yang Anda lakukan merupakan bisnis musiman. Opsi hanya melayani pesanan bisa diambil jika Anda takut produksi berlebih.
  3. Gunakan kreativitas, sehingga bisa memberikan nilai tambah pada produk/ jasa Anda dibandingkan dengan yang lain.
  4. Kenali produk dan pasar Anda untuk menentukan harga produk.
  5. Jual produk di lokasi yang mudah dijangkau oleh target pasar Anda. Bila perlu, Anda sendiri yang datang ke calon konsumen untuk menawarkan produk Anda.
  6. Manfaatkan media sosial dan relasi untuk promosi dan pemasaran.
Baca Juga  Cara Buat Momen Ramadhan Makin Seru Tanpa Harus Boros
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here