Perencana Keuangan Oneshildt Financial Planning Agustina Fitria Bagi Tips Kelola Uang Saat Ramadhan

0

KabarUang.com , Jakarta – Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Tak lama lagi, masyarakat muslim di Tanah Air akan menjalankan ibadah puasa hingga hari kemenangan tiba. Meski akan berpuasa alias makan sehari dua kali saja, namun bayang-bayang pengeluaran besar justru akrab setiap kali Ramadan datang.

Bukan hanya karena harus mudik, tapi banyaknya agenda buka puasa bersama alias bukber pun kadang berhasil menguras dompet. Belum lagi, untuk membeli baju muslim demi menghadiri pengajian mingguan yang biasanya marak ketika Ramadan.

Sabila Kanisa (25) misalnya. Perempuan yang sehari-hari bekerja di agensi media ini mengaku kerap tergoda dengan berbagai diskon yang ada ketika bulan Ramadan. “Bahkan, belum Ramadan saja, situs belanja online rasanya sudah memanggil-manggil saja untuk beli kaftan, beli kerudung. Kalau dipikir sih belum butuh, tapi diskonnya sekarang,” ucap Sabila.

Baca Juga  Kementerian Keuangan Mencatat Realisasi Penerimaan Pajak Mencapai Rp249 Triliun
ilustrasi via aturduit com
ilustrasi via aturduit com

Begitu pula dengan Jordan Aditya (29), pegawai di sebuah bank swasta. Ia mengatakan ajakan untuk bukber sudah mulai berdatangan. Mulai dari teman yang pernah satu SD, SMP, SMA, sampai kuliah. “Belum lagi, sesama teman naik gunung bareng, teman futsal, teman baru di tempat kerja, banyak. Padahal, puasanya saja belum mulai,” ungkapnya.

Perencana Keuangan Oneshildt Financial Planning Agustina Fitria mengatakan persiapan keuangan jelang Ramadan dan Lebaran sejatinya harus dilakukan sejak jauh-jauh hari. Bahkan, ketika Lebaran tahun lalu baru saja berakhir. Menurut dia, usai Lebaran, seseorang bisa berhitung berapa total pengeluaran yang sebenarnya dibutuhkan.

“Dari situ ada estimasi, ‘Oh ternyata kalau dari Ramadan sampai Lebaran kurang lebih butuh uang sekian banyak’, nah itu tinggal ditambahkan beberapa persennya sebagai antisipasi kenaikan harga-harga pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga  Gihon Telekomunikasi Kini Siapkan Belanja Modal Sebanyak Rp150 Miliar

Ia mencontohkan jika pengeluaran selama Ramadan sampai Lebaran tahun lalu sebesar Rp6 juta, maka estimasi dana yang perlu disiapkan setidaknya sebesar Rp7 juta. Namun, estimasi itu bisa berkurang bila ada evaluasi dari pengeluaran, misalnya jika tidak mudik pada tahun ini.

Setelah menghitung estimasi dana yang dibutuhkan, kemudian sesuaikan dengan penghasilan. Ia menjelaskan jika memiliki gaji sebesar Rp5 juta per bulan, lalu ada THR yang besarnya setara gaji, berarti kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran itu bisa tertutupi.

Namun, ketika besaran THR ternyata tidak cukup untuk menutup kekurangan. Maka, kebutuhan dana mau tidak mau harus dicicil dari proses menabung yang dilakukan sejak jauh-jauh hari, yakni bulan-bulan sebelum memasuki Ramadan.

Baca Juga  Dinyatakan Jumlah Miliarder Tengah Anjlok Di Kawasan Asia-Pasifik

Kemudian, setelah semua estimasi pengeluaran sudah dihitung. Langkah paling awal adalah menyisihkan untuk persiapan mudik Lebaran bila Anda melakukannya. Sebab, tiket transportasi hingga kebutuhan anggaran ketika mudik dengan kendaraan pribadi harus diamankan lebih dulu. Apalagi, harga tiket pesawat tengah melambung.

“Sejak jauh-jauh hari bisa cari tiket pesawat atau moda transportasi lain. Kalau tiket pesawat tidak turun-turun misalnya, mungkin bisa cari-cari tiket promo atau bahkan mengganti moda transportasi yang akan digunakan, yang lebih sesuai dengan kemampuan,” jelasnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here