Penguatan Dolar AS Didorong Oleh Kebijakan The Fed

0
Ilustrasi Dolar As via aktual com

KabarUang.com, Jakarta – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) kini menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan hari Kamis atau hari Jumat pagi WIB. Hal tersebut dikarenakan investor mencerna pesan hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve atau yang disingkat Fed, Amerika Serikat (AS) yang baru saja selesai.

Federal Reserve AS pada hari Rabu (2/5/2019) membiarkan suku bunga acuannya tidak berubah dan juga mengabaikan kekhawatiran tentang inflasi yang lemah, karena bank sentral melihat tidak perlu mengubah pendekatan “sabar” pada pergerakan suku bunga. Demikian seperti dikutip dari okezone com, Jumat (3/5/2019).

Baca Juga  IHSG Tengah Melemah 19 Poin di Jeda Sesi I Akibat Ricuhnya Demo

Komite Pasar Terbuka Federal atau yang disingkat dengan FOMC, komite juga pembuat kebijakan The Fed, memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga federal fund di kisaran 2,25% sampai 2,50%, bank sentral kita juga mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari.

The Fed kini mencatat bahwa pasar tenaga kerja “tetap kuat” dan juga aktivitas ekonomi “naik pada tingkat yang solid” sejak pada awal bulan Maret, sementara pertumbuhan belanja rumah tangga dan juga investasi tetap bisnis “melambat” pada kuartal pertama.

Baca Juga  IHSG Dinyatakan Sanggup Bertahan di Zona Hijau

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik sekitar 0,14% menjadi di angka 97,8228 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1175 dari awalnya USD1,1194 pada sesi sebelumnya, dan juga pound Inggris turun menjadi USD1,3027 dari USD1,3044 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi sekitar USD0,6997 dari awalnya USD0,7011.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here