Menhub Pantau Tarif Ojek Online Yang Mahal Dan Beri Waktu Satu Minggu

0
Ilustrasi Ojek Online via refrez com

KabarUang.com, Jakarta – Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan akan terus memantau dinamika yang sedang terjadi di lapangan. Hal ini dilakukan karena adanya keluhan dari beberapa masyarakat terkait biaya jasa ojek daring yang baru diterapkan pada tanggal 1 Mei 2019.

“Makanya saya hanya tetapkan implementasi biaya jasa di 5 kota. Sekarang kita beri waktu satu minggu kita lihat seperti apa. Setelah itu akan dilakukan evaluasi, ” kata Budi, dalam keterangannya, Jumat (3/5/2019) seperti dikutip dari okezone com.

Baca Juga  Tourindo Guide Perdana Resmi Catat Sahamnya di BEI

Selain itu juga Menhub sudah mengatakan pihaknya akan membuat survey yang lebih komprehensif baik di masyarakat ataupun para pengemudi ojek daring agar diperoleh harga yang sesuai.

“Saat saya menetapkan itu didasarkan oleh perwakilan-perwakilan, perwakilan konsumen, perwakilan pengemudi, perwakilan operator, semuanya ada ini adalah hasil dari perjumpaan kepentingan, dengan dasar itu kita petakan,” jelasnya seperti dikutip dari okezone com.

Sebelumnya pemerintah pada tanggal 1 Mei 2019 telah memberlakukan peraturan terkait ojek daring termasuk tata cara dan juga penerapan biaya jasa di sebanyak 5 kota yang mewakili dari 3 zona yaitu dari Jabodetabek, lalu Bandung, ada Yogyakarta, Surabaya, dan juga Makassar.

Baca Juga  Wall Street Mulai Meroket Didukung Naiknya Saham Apple

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here