Investor Optimistis Dengan Data Ekonomi AS Karena Wall Street Menguat

0
Ilustrasi Wall Street via ft com

KabarUang.com, Jakarta – Saham-saham di Wall Street kini naik dalam reli berbasis luas pada akhir perdagangan tanggal 3 Mei 2019, karena pertumbuhan pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan April, ditambah dengan kenaikan upah yang kian lemah membuat investor jadi optimis tentang prospek ekonomi dan juga suku bunga.

Indeks Komposit Nasdaq juga sudah mencatat rekor penutupan tertinggi, sementara Indeks S&P 500 berakhir hanya sedikit dari rekor tertinggi, dilansir juga dari Okezone com, Sabtu (4/5/2019).

Baca Juga  Wall Street Tengah Mixed Pasca Suku Bunga The Fed Dinyatakan Turun

Departemen Tenaga Kerja mengatakan untuk para pengusaha menambahkan 263.000 pekerjaan pada bulan April, melampaui ekspektasi sebelumnya, dan juga tingkat pengangguran turun menjadi 3,6%, level terendah sejak pada bulan Desember 1969. Penghasilan rata-rata per jam datang hanya sedikit di bawah ekspektasi, menunjukkan tekanan inflasi yang lembut. Data tersebut mendukung sikap sabar bank sentral AS, Federal Reserve atau yang disingkat dengan Fed untuk menaikkan suku bunga, yang dikatakan positif untuk pasar saham.

Baca Juga  Smarfren Cetak Pendapatan Menjadi Rp3,03 triliun Juni Lalu
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here