ilustrasi via lifestyle okezone com
ilustrasi via lifestyle okezone com

KabarUang.com , Jakarta – Kebijaksanaan mengelola Tunjangan Hari Raya (THR) sangat penting dimiliki setiap milenial dan pekerja di zaman sekarang. Besarnya dana Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima para pekerja, seringkali membuat mereka terbuai dan tanpa sadar menghabiskan THR. Baru seminggu berlalu, uang THR seolah lenyap tak bersisa. Padahal untuk mendapatkan THR butuh waktu setidaknya satu tahun dan melewati pekerjaan yang berat.

Tips agar THR tidak menguap dan tetap awet adalah dengan membuat rencana keuangan. Langkah pertama dan terpenting adalah memisahkan uang THR yang diterima dengan pendapatan bulanan, kemudian ikuti 6 cara bijaksana mengelola THR.Zakat, Infak, dan Sedekah

Membayar zakat, mengeluarkan sebagian hartanya untuk infak dan sedekah merupakan hal yang sangat terpuji, apalagi di bulan Ramadan yang semua kebaikan bakal diganjar pahala yang berlipat ganda. Selain itu, sedekah juga tidak akan membuat orang jatuh miskin dan melarat. Namun sebaliknya, dengan bersedekah akan membuat orang selalu diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam segala urusannya di dunia.

1.Bayar Tagihan dan Hutang

Ketika kamu mendapatkan THR, ingatlah untuk menyelesaikan atau setidaknya menyicil tagihan dan hutang. Tentu tidak nyaman rasanya jika merayakan lebaran dan Hari Raya Idul Fitri, namun masih ada tanggungan dan beban keuangan. Jika ada sebagian dana yang bisadialokasikan untuk cicilan berikutnya, tentu akan meringankan pada pengeluaran bulan selanjutnya.

Baca Juga  PT Pertamina Akui Akan Percepat Impor LPG Melon 3Kg

2.PunyaSimpenan Emas

Paling penting nih agar uang THR tidak mudah menguap dan awet, bahkan setelah lebaran selesai yakni menyisihkan uang THR untuk di simpan atau di tabung. Bukan di tabung ke bank konvensional, tapi saatnya kamu mencoba metode yang hingga saat ini masih digemari masyarakat Indonesia, yaitu menabung emas karena sudah terbukti memberi keuntungan yang menjanjikan.

Emas merupakan instrumen keuangan yang nilainya cenderung naik sehingga banyak yang menjadikanya sebagai alat untuk melindungi kekayaan. Semakin lama kamu memiliki simpanan Emas, maka nilai simpanan Emas kamu pun semakin mengalami kenaikan. Setidaknya alokasikan 10-20 persen THR kamu dengan menyimpan Emas, agar manfaatnya bisa dirasakan dikemudian hari.

Untuk menyimpan emas dan memantau nilai simpanan kamu kapan saja, percayakan pada TREASURY, platform untuk beli, simpan, jual dan cetak emas batangan secara online melalui aplikasi. Di Treasury, kamu bisa membeli Emas mulai dari Rp 20.000 (sebelum pajak) dan bisa melakukan cetak Emas yang kamu miliki mulai dari 0,5 gram. Kamu juga bisa mendapatkan harga terbaik saat membeli Emas, karena di Treasury harga Emas di-update setiap menit. Keamanan dijamin oleh Treasury yang bermitra dengan UBS sebagai penyedia emas. Selain itu Treasury juga tergabung dalam AFTECH (Asosiasi Fintech Indonesia), sedang dalam proses pencatatan di OJK dan bekerjasama dengan Lembaga Kliring untuk menjamin keamanan konsumen dalam setiap transaksi.

Baca Juga  OJK Beri Izin Kepada Empat Perusahaan Layanan Pinjamana Online Berbasis Peer to Peer (P2P Lending)

Nah, kini saatnya mengubah mindset dengan tidak menghabiskan uang THR untuk belanja semata melainkan ke arah yang lebih produktif dalam perencanaan masa depan. Mengatur keuangan THR kini merupakan kebutuhan penting karena jika tidak diatur dengan bijak, ketidakpastian finansial akan selalu membayangi kita setiap harinya.

3.Belanja lebaran dan berbagi untuk keluarga dan orang tua

Dari uang THR yang diterima, sudah selayaknya kok menggunakan untuk kebutuhan lebaran nanti seperti makanan, baju lebaran, dan angpao kecil-kecilan. Menyisihkan rejeki untuk berbagi kepada keluarga dan orang tua merupakan hal yang baik sebagai wujud syukur dan terima kasih. Kamu bisa menghadiahkan sesuatu yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi mereka, tentunya sesuai dengan kemampuan dan tidak perlu bermewah-mewah.

Baca Juga  Menkeu Sri Mulyani Targetkan Defisit APBN Tahun Depan Bisa Ditekan 1,52-1,65% dari PDB

4.Modal mudik

Jika keperluan untuk membayar zakat, membayar tagihan dan belanja lebaran telah dilakukan, maka selanjutnya bisa Kamu arahkan pengeluaran THR untuk membiaya perjalanan mudik ke kampung halaman. Entah menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta, dan pesawat maupun kendaraan pribadi, yang jelas Kamu harus menghitung dengan jeli setiap pengeluarannya agar tidak minus.

5.Dompet digital

Isi saldo dompet digital Kamu agar bisa memanfaatkan promo-promo ramadan dan lebaran yang ditawarkan beberapa aplikasi yang Kamu gunakan. Dengan begitu, Kamu bisa menghemat pengeluaran dari promosi maupun cashback yang ditawarkan meliputi belanja makanan, transportasi hingga voucher lainnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here