Ini Dia Polemiknya Garuda Simak Fakta-Fakta

0
Ilustrasi Garuda Indonesia via Shiftindonesia com

KabarUang.com, Jakarta – Laporan keuangan dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menuai polemik. Dua komisaris Garuda Indonesia yaitu Chairal Tanjung dan juga Dony Oskaria, menganggap laporan keuangan pada tahun 2018 Garuda Indonesia tidak sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau yang disingkat dengan PSAK.

Okezone pun telah merangkum sejumlah fakta menarik terkait kisruh laporan keuangan Garuda, pada hari Sabtu tanggal 4 Mei 2019:

1. Awal Kisruh Keuangan Garuda

Dua komisaris Garuda Indonesia yaitu Chairal Tanjung dan juga Dony Oskaria menolak menandatangani laporan keuangan Garuda. Menurut mereka juga, seharusnya Garuda Indonesia mencatatkan juga kerugian senilai USD244,95 juta di tahun 2018. Akan tetapi, di dalam laporan keuangan malah tercatat memiliki sebanyak USD5,01 juta.

Baca Juga  3 Dasar Investasi untuk Pemula

2. BEI Pertanyakan Laporan Keuangan Garuda

Ada beberapa pertanyaan yang nantinya juga akan ditanyakan kepada manajemen Garuda Indonesia. Khususnya juga untuk mengenai kerjasama yang masih bersifat piutang yang dimasukan kepada laporan keuangan pada tahun 2018 sebagai pendapatan.

BEI juga kini sudah memanggil manajemen Garuda Indonesia untuk ditanyai mengenai kisruh laporan keuangan dari maskapai penerbangan berlambang burung Garuda itu. Selain untuk manajemen, pihaknya juga akan terus memanggil auditor yang memeriksa keuangan GIAA, KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO Internasional).

Baca Juga  Irfan Setiaputra Siasati Penerbangan Garuda Indonesia Ditengah Kerugiannya Akibat COVID-19

3. Pemerintah Ikut Cari Tahu

Menteri Perhubungan yakni Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan segera memanggil Garuda Indonesia untuk segera mempertanyakan mengenai kondisi sebenarnya. Dipanggilnya Garuda oleh Menhub dengan bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pihak maskapai untuk klarifikasi kasus ini.

Jika ditelaah lebih lanjut dan didasari berdasarkan laporan, memang Garuda Indonesia ini mengalami keuntungan. Meskipun ada juga beberapa polemik yang menyangkut didalamnya.

Baca Juga  Kantong Plastik Kini Kena Cukai Sebesar Rp450-500 Per Kantong Plastik

“Kemenhub sudah dapat laporan keuangan dari Garuda dan di situ memang dinyatakan 2018 itu untung secara detil kita tidak laporkan tentang hal yang berkait pengakuan pihak penerbangan,” katanya seperti dikutip okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here