Dengan Adanya Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Ke Luar Pulau Jawa Berbagai Masukanpun Mulai Berdatangan

0
Ilustrasi Monas via siar com

KabarUang.com, Jakarta – Berbagai masukan kini mulai muncul setelah adanya isu bahwa akan ada rencana pemindahan ibu kota negara ke luar Pulau Jawa. Salah satunya yaitu terkait status ibu kota negara baru nantinya.

Sejumlah kalangan juga sudah menilai, status ibu kota baru nantinya sebaiknya hanya sebatas kota administratif saja. Konsep kota administratif ini tentu akan sangat jauh berbeda dengan status DKI Jakarta pada saat ini yang merupakan daerah otonom.

“Saya pikir cukup kota administratif saja. Tidak perlu membentuk provinsi yang gede. Cukup untuk satu atau maksimal dua juta penduduk yang terdiri dari pegawai pemerintah,” ungkap pakar otonomi daerah Djohermansyah Djohan dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Dukungan Regulasi Otonomi Daerah dalam Rangka Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara” di Hotel Aryaduta, Jakarta, kemarin seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Dampaknya Makin Meluas Akibat Perang Dagang AS-China Kian Memanas

Menurut pendapat dia, dengan konsep sebagai kota administratif, maka nantinya dipastikan tidak akan ada pemilihan kepala daerah atau yang dikenal juga dengan pilkada. Seperti diketahui pada saat ini daerah-daerah yang berstatus sebagai wilayah administratif antara lain juga seperti halnya Jakarta Timur, lalu Jakarta Selatan, kemudian Jakarta Utara, dan juga Jakarta Barat, Jakarta Pusat, serta ada Kabupaten Kepulauan Seribu.

“Seperti di Putra Jaya Malaysia itu tidak ada politik-politikan. Jadi format ibu kota yang ada di Jakarta kita perbaiki untuk yang baru. Nanti wali kota ibu kota negara dipilih langsung presiden. Kan ibu kota negara kantornya presiden. Kalau dibuat otonom nanti ribet lagi,” ungkapnya seperti dikutip dari Okezone com.

Baca Juga  Penguatan Dolar AS Didorong Oleh Kebijakan The Fed

“Nanti baru daerah di sekitar ibu kota negara baru sebagai kota penyangga. Di mana daerah penyangga yang memberikan dukungan-dukungan ke ibu kota negara seperti hasil pertanian,” paparnya seperti dikutip dari Okezone com.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here