Ilustrasi Jual Beli bloka-tanahabang com

KabarUang.com, Jakarta – Kawasan Tanah Abang sempat menjadi salah satu daerah yang terkena dampak saat kerusuhan aksi 22 Mei terjadi. Pusat grosir perbelanjaan ini memilih tutup penuh pada hari kejadian, dan tutup lebih awal di hari berikutnya.

Namun kini, aktivitas di sekitar Tanah Abang Sabtu, (26/5) tampak kembali normal usai kerusuhan terjadi. Bukan hanya toko-toko yang kembali beroperasi penuh, hiruk pikuknya pun mulai menunjukkan jati diri pusat perbelanjaan di pusat ibu kota itu.

Jalan-jalan utama sudah dipadati dengan kendaraan pribadi maupun umum dengan kemacetan yang mengiringi. Lalu lalang gerombolan orang sambil menenteng barang belanjaan pun tak dapat diindahkan.

Keriuhan yang sama terpantau di dalam pusat grosir perbelanjaan sendiri, tepatnya Gedung Blok A Tanah Abang. Para pengunjung berhimpitan. Teriakan pedagang pun menggema seisi ruangan untuk menarik perhatian pembeli.

Baca Juga  Akibat Padam Listrik Potensi Kerugian Ritel Modern Ditaksir Rp200 Miliar

“Ayo bunda, lagi diskon kaftannya bunda. Modelnya baru-baru nih,” terdengar teriakan penjual begitu melalui lorong-lorong.

“Dicoba dulu kakak, ukuran dan warnanya lengkap. Ambil banyak boleh kurang,” sahut lainnya.
Petugas keamanan Blok A Tanah Abang, Tomi, mengatakan bahwa aktivitas di pusat perbelanjaan ini memang sudah kembali normal. Jam operasi pun kembali pada biasanya, yakni mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

“Sudah sepenuhnya normal mbak, saya yakin besok bahkan bisa lebih rame dari ini,” katanya.

Dia menambahkan kekhawatiran memang sempat disampaikan para pengunjung, tapi dirinya memastikan situasi sudah berangsur aman.

“Ya banyak yang tanya, ‘aman enggak pak?’ Mereka mau beritahu tetangganya katanya, banyak yang masih takut ke sini mungkin,” tambahnya.

Ketakutan itu sendiri memang diakui oleh salah seorang pengunjung dari Tangerang, Retno. Ia yang datang bersama ibu dan anaknya mengaku sempat khawatir untuk pergi berbelanja, tapi usai mengecek laporan dari sejumlah pemberitaan dirinya kemudian meyakinkan diri untuk pergi.

Baca Juga  Pasokan BBM dan LPG di Jakarta Aman Terkendali di Tengah Panasnya Aksi 22 Mei

“Masih was-was pasti, tapi ya tadi lihat-lihat berita dibilang sudah aman. Habis gimana ya, kalau nanti-nanti juga takut Tanah Abangnya makin rame sudah mau Lebaran gini,” ungkapnya. Sementara dari sisi pedagang, Liana, dia mengaku cukup gembira barang dagangannya kembali terjual seperti sedia kala.

“Ya senang sudah ada pemasukan lagi, kemarin-kemarin rugi ya rugilah pasti. Apalagi mau Lebaran gini kan bisa berkali-kali lipat yang datang tapi ini malah harus tutup,” katanya.

Dia menambahkan, “Situasi sehari-harinya memang ramainya begini, kalau kemarin masih takut-takut pembeli, ya kita juga takut. Sudah aman sekarang ya, mudah-mudahan.”

Hal senada diungkapkan Nani, pedagang pakaian anak-anak. Ia juga merasa transaksi jual-beli dapat berjalan dengan aman, seperti sedia kala.

Baca Juga  Menkominfo Nyatakan Pemulihan Akses Medsos Tunggu Suasana Sampai Kondusif

“Kita melihatnya sudah aman, ramainya ya memang begini Tanah Abang. Kalau kerugian enggak paham, kami cuma jaga toko,” ungkapnya.

Meski tampak beberapa toko sudah mulai tutup, tapi sejumlah pedagang mengatakan bahwa toko tersebut memang biasanya hanya buka hingga pukul 15.00 WIB.

Usai kericuhan 22 Mei, pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara itu sempat tutup selama dua hari. Sebetulnya pada Jumat (24/5) lalu pun sudah mulai beroperasi, tapi hanya setengah hari. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi ricuh susulan yang mungkin terjadi pascakerusuhan.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here