Wall Street Dinyatakan Melemah Setelah Libur Paskah

0
Ilustrasi Wall Street via ft com

KabarUang.com, Jakarta – Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street kini tengah dibuka melemah pada perdagangan hari Senin waktu AS. Wall Street kini mulai tertekan oleh saham teknologi, di mana para investor mengambil sikap hati-hati di tengah musim pendapatan kuartal perusahaan usai libur paskah pada akhir-akhir ini.

Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 48,77 poin atau sekitar 0,18%, pada pembukaan menjadi 26.510,77. S&P 500 dibuka lebih rendah sebesar 6,25 poin, atau setara dengan 0,22%, pada 2.898,78. Nasdaq Composite turun sekitar 28,69 poin, atau juga sekitar 0,36%, menjadi 7.969,37 pada bel pembukaan.

Baca Juga  Data Fintech Perlu Dilindungi oleh UU Kata Bos OJK

Melansir juga dari Reuters, bahwa hari Senin (22/4/2019), lebih dari sepertiga dari perusahaan S&P 500, termasuk Boeing Co, Amazon.com Inc dan juga Facebook Inc akan segera melaporkan keuangannya pada minggu ini. Hal ini juga dapat menentukan apakah investor harus khawatir tentang dimulainya resesi pendapatan atau apakah pertumbuhan negatif yang terjadi secara berturut-turut juga bisa dihindari.

Sementara itu, saham Halliburton Co naik sekitar 3,8% dalam perdagangan setelah penyedia layanan ladang minyak juga melaporkan adanya lonjakan laba kuartalan yang didorong oleh pemulihan permintaan dari pelanggan internasionalnya. Kemudian Exxon Mobil Corp naik sekitar 0,6% dan juga Schlumberger NV sahamnya naik 1,5%.

Baca Juga  Investasi Pasar Modal Ini 3 Hal Yang Harus Diketahui

Saham Boeing Co juga turun 1,2% menyusul laporan New York Times soal pabrik perusahaan di South Carolina yang membuat sekitar 787 Dreamliner telah terganggu oleh produksi yang buruk dan pengawasan yang lemah mengancam keselamatan.

Tesla Inc turun juga sekitar 2,4% setelah perusahaan mobil listrik itu mengatakan telah mengirim tim untuk menyelidiki video di media sosial China yang menunjukkan mobil Tesla Model S yang diparkir kemudian meledak. Saham saingan China Nio Inc turun juga sekitar 3,1%.

Baca Juga  Instititute for Energy Economics and Financial Analys Nilai PLN Tengah Alami Kesulitan Finansial
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here