Laporan Laba PT Plaza Indonesia Menurun Selama Periode 2018

0
2
Ilustrasi via Nabawi Travel com

KabarUang.com, Jakarta – PT Plaza Indonesia Tbk (PLN) melaporkan bahwa tahun 2018 megalami penurunan laba menjadi Rp 214,53 miliar. Tahun sebelumnya laba yang diperoleh sebesar Rp 286,28 miliar.
Pendapatan perseroan yang diperoleh PT Plaza Indonesia menjadi Rp 1,68 triliun dari sebelumnya Rp 1,6 triliun. Sementara pokok pendapatan menajdi Rp 633,18 miliar dari sebelumnya Rp 612,13 miliar. Laba bruto yang dihasilkan menjadi Rp 1,05 triliun dari sebelumnya Rp 997,32 miliar.
Beban administrasi sendiri menjadi Rp 482,76 miliar dari Rp 456,82 miliar. Sebelumnya penghasilan investasi sebesar Rp 14,92 miliar menjadi Rp 30,7 miliar. Beban keuangan sendiri menjadi Rp 192 miliar dari sebelumnya Rp 135,49 milar. Untuk beban pajak dinal menjadi Rp 101,36 milar dari yang sebelumnya sebesar Rp 104,84 miliar. Sementara kerugian lain tercatat sebesar Rp 128,1 miliar dari yang hanya Rp 34,6 miliar. Hal ini seperti yang ditulis di BEI pada Selasa (2/4).
Laba sebelum pajak tercatat menjadi Rp 183,001 milar dari sebelumnya Rp 280,44 miliar. Pajak penghasilan PT Plaza Indonesia menjadi Rp 31,5 miliar. Total laba bersih menjadi Rp 214,53 miliar yang sebelumnya sebesar Rp 286,28 miliar.
Disisi lain, total aset perseroannya menjadi Rp 5,04 triliun dari sebelumnya Rp 4,6 triliun. Sedangkan total liabilitasnya menjadi Rp 3,7 triliun dari sebelumnya Rp 3,64 triliun. Dengan total  ekuitas perseroan mejadi Rp 1,2 triliun dari Rp 986,91 miliar.
Melirik sejarah PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) itu sendiri didirikan pada tanggal 5 November 1983 dengan nama PT Bimantara Eka Santosa dan baru didirkan secara komersial pada tahun 1990. Yang termasuk kedalam pemegang sahamnya yakni Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) (35,71%), Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) (25,92%) dan MNC Land Tbk (KPIG) (19,90%). Sementara pemegang saham publiknya sebesar 4,2%.
Kegiatannya meliputi bidang perhotelan, pusat perbelanjaan, perkantoran serta apartemen. PLIN juga merupakan pemilik hotel Grand Hyatt Jakarta (Hoel), Plaza Indonesia Shopping Center, The Plaza Office Tower (gedung perkantoran), Keraton at The Plaza a Luxury Collection Hotel juga Keraton Residence (apartemen).
Bukan hanya itu, PLIN juga mengembangkan usaha properti yang merupakan anak usaha, yakni PT Plaza Indonesia Jababeka, PT Plaza Nusantara Realti, PT Plaza Indonesia Urban, serta PT Sarana Mitra Investama (SMI), seperti yang dilansir dari inilah.com.
Baca Juga  BRI Luncurkan Aplikasi BRImo Sasarannya Adalah Kaum Milenial

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here