Laporan Bank Dana Bukopin Cetak Laba Hingga Rp 190 Miliar

0

Ilustrasi via Industry co 

KabarUang.com, Jakarta – Laporan Laba Bank Bukopin pada tahun 2018 berhasil mencetak laba sebesar Rp 190 miliar. Hasil ini dinyatakan meningkat 40 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Disisi lain, laba sebelum pajak tumbuh sebesar 78 persen menjadi Rp 216 miliar dibandingkan dengan tahun 2017.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Bank Bukopin M Rachmat Kaimuddin mengatakan bahwa Bank Bukopin fokus memperbaiki rasio kecukupan modal, mengelola biaya overhead, serta memperbaiki kualitas kredit.
“Pada 2018 perusahaan berkonsentrasi menyiapkan fondasi yang kokoh untuk memacu pertumbuhna berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya,”ujarnya dilansir dari republikaonline.com pada Rabu (3/4).
Pada tahun 2018, hasil dari realisasi penyaluran kredit Bank Bukopin sendiri mencapai Rp 66,44 triliun dan mobilisasi Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 76,15 triliun. Hingga tercatat aset perusahaan tersebut 31 Desember 2018 mencapai Rp 95,64 triliun.
“Kinerja kami semakin membaik dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan kinerja perusahaan pada periode tersebut didorong oleh perbaikan kualitas kredit, serta penurunan biaya dana dan biaya overhead,”ujarnya.
Pada tahun lalu juga, disisi internal Bank Bukopin sudah melakukan revitalisasi segmentasi bisnis, bisnis proses untuk menjaga daya saing perusahaan, serta melakukan penyempurnaan struktur organisasi perusahaan.
Penyaluran kredit BANK Bukopin sendiri disalurkan untuk sektor ritel, yakni UMKM sebesar Rp 29,28 triliun serta konsumer sebesar Rp 15,26 triliun, sedagkan untuk sektor komersial disalurkan sebanyak Rp 21,90 triliun.
Sementara itu, disisi rasio kecukupan modal, CAR Perseroan berasa di posisi 13,41 persen pada 2018, meningkat 2,89 persen jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2018 sebesar 10,52 persen. Sedangkan, ROA dan ROE tercatat sebesar 0,22 persen dan 2,95 persen pada peiode yang sama.
DPK Bank Bukopin ditempatkan dalam bentuk Giro yang dananya sebesar Rp 10,04 triliun, sementara tabungan sebesar Rp 19,92 triliun, dan sisanya ialah sebesar Rp 46,19 triliun ialah dana Deposito.
Pada sisi kualitas kredit, rasio NPL net Bank Bukopin berada di kisaran 4,75 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan dengan posisi NPL net pada tahun 2017 sebesar 6,37 persen. Sedangkan, pendapatan operasional lainnya (Fee Based Income) tercatat sebesar Rp 784 miliar.
Bank Bukopin sudah berhasil merealisasikan agenda pelaksanaan pada tahun 2018, yakni Right Issue yang melalui aksi korporasi tersebut permodalan Bank Bukopin jadi semakin kuat. Selain itu juga, komposisi pemegang saham perusahaan semakin lengkap dengan adanya PT Bosowa Corporindo yang mewakili unsur Swasta, Kopelindo KB Kookmin Bank adalah perusahaan jasa keuangan global yang sudah tersebar ke Korea.
“Kami yakin dengan dukungan pemegang saham yang solid Bank Bukopin akan dapat melaju lebih pesar lagi untuk mewujudkan tujuan dan visi Bank,”tutupnya.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Tahun 2019 Ada Dana Triliunan Rupiah Untuk Pertanian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here