Kalau Ada yang Curi Ikan, Tenggelamkan Saja, Tak Usah Beri Ampun!, Kata Menteri Susi

0
Ilustrasi Menteri Susi via mediaharapan com
KabarUang.com, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan yakni Susi Pudjiastuti memberikan Kuliah Umum di Institut Agama Islam Ibrahimy Banyuwangi, Jawa Timur. Pada kesempatan tersebut, di hadapan banyak mahasiswa dia juga sudah menjelaskan tegasnya pemerintah Indonesia terhadap tindakan illegal fishing.

Menteri Susi bercerita soal lahirnya Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016. Dia juga mengatakan, beleid itu kini sudah menjadi salah satu upaya menutup kegiatan illegal fishing di perairan Indonesia.

Baca Juga  Kata BPS Bulan Februari Tahun 2019 Deflasi Ada Sekitar 0,08%

“Setelah kita tahu bahwa cikal bakal illegal fishing ini dari kapal-kapal eks asing kita langsung membuat Perpres 44,” kata Susi kepada mahasiswa, dilansir dari video yang diunggah dalam akun instagramnya, Senin (8/4/2019) seperti dikutip dari okezone com

Kepada para milenial Menteri Susi juga sangat menegaskan, bahwa dirinya tidak akan segan-segan menenggelamkan kapal asing yang masih saja berani mencuri ikan di laut Indonesia.

Baca Juga  Kini Wall Street Turun Drastis Akibatkan Anjloknya Saham Nike dan Boeing

“Artinya apa modal asing perusahaan asing kapal asing orang asing tidak boleh lagi nangkap ikan di perairan NKRI. Nah Kalau ada yang masih curi juga langsung tenggelamin, itu saja,” kata Susi seperti dikutip dari okezone com

Keberanian Susi, tidak lepas dari dukungan Kepala Negara. Menurut pendapatnya, Presiden Jokowi juga telah membuat perairan Indonesia menjadi lebih berdaulat lagi.

“Presiden kita telah membuat laut Indonesia berdaulat. saya bisa eksekusi karena presiden kita berani dan tegas. Jadi menjaga kedaulatan itu dengan integritas. Anda ini generasi masa depan Indonesia, Jagalah integritas,” katanya seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  Lonjakan Pasokan AS Berimbas Pada Turunnya Harga Minyak
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here