Investasi Sektor Bahan Baku Terus Dipacu Agar Jadi Membaik

0
Ilustrasi Menperin Airlangga Hartarto via rakyatmedan com
KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian giat memacu pertumbuhan industri tekstil dan juga produk tekstil (TPT) di Tanah Air. Karena, berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional atau yang disingkat dengan RIPIN, industri TPT juga merupakan salah satu sektor manufaktur yang dikategorikan strategis dan juga prioritas dalam perannya menopang perekonomian.

“Bahkan, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri tekstil dan pakaian termasuk dari lima sektor yang disiapkan menjadi andalan dalam penerapan industri 4.0 di Indonesia,” ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dilansir dari Harian Neraca, Senin (1/4/2019) seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  Ditahun 2018 Wisatawan Asing Ada Sekitar 15 Juta

Menperin juga mengemukakan, kemampuan industri TPT dalam dua tahun terakhir semakin kompetitif, baik di pasar domestik ataupun global. Ini terlihat pada laju pertumbuhan industri TPT sepanjang tahun 2018 yang tercatat di angka 8,73% atau mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sekitar 5,17%.

“Pada tahun 2018, industri TPT menjadi penghasil devisa yang cukup signifikan dengan nilai ekspor mencapai USD13,22 miliar atau naik 5,55% dibanding tahun lalu. Selain itu, industri TPT telah menyerap tenaga kerja sebanyak 3,6 juta orang. Ini yang menjadikan industri TPT sebagai sektor padat karya dan berorientasi ekspor,” paparnya seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  Indikasi Fed Soal Dolar AS yang Jatuh

Menperin optimistis, ekspor produk TPT nasional akan semakin terdongkrak seiring dengan ditandatangani perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif antara Indonesia dan Australia serta EFTA. 

“Jadi, market-nya terbuka luas. Kami berharap juga mendorong CEPA dengan Uni Eropa bisa cepat diselesaikan,” tandasnya seperti dikutip dari okezone com

“Diharapkan ke depan, semakin kuat strukturnya dengan bertambahnya industri yang menghasilkan bahan baku berupa serat rayon sebagai diversifikasi produk yang berbasis kapas dan polyester,” tuturnya seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  Harga Minyak Dunia Alami Kebervariasian

“Dengan beroperasinya PT APR yang menghasilkan viscose rayon sebesar 240 ribu ton dan PT RUM sebesar 80 ribu ton, maka total kapasitas produksi nasional serat rayon akan menjadi 856 ribu ton per tahun,” ungkapnya seperti dikutip dari okezone com

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here