Ini Dia Tarif Tol Terpanjang di Indonesia Yakni Sebesar Rp112.500

0
3
Ilustrasi Tol Terpanjang Di Indonesia via tagar id
KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau yang disebut dengan PUPR telah menetapkan bahwa tarif Jalan Tol Bakauheuni – Terbanggi Besar. Penetapan tarif tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri PUPR 305 tahun 2017.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yakni Danang Parikesit juga mengatakan, dalam SK tersebut, tarif per kilometer yang ditetapkan oleh pemerintah adalah sekitar Rp900 per km. Tarif ini di bawah dari tarif tol lainnya yang sama-sama dibangun dalam empat tahun terakhir ini. Rata-rata tol yang baru diresmikan memiliki tarif sekitar Rp1.000 per km.

“Kurang dari Rp1.000 per km. Sekitar Rp900 per km,” ujarnya dalam acara Press Briefing di Kantor BPJT, Jakarta, Jumat (5/4/2019) seperti dikutip dari okezone com

Adapun rinciannya, dari tarif dari Bakauheni ke Bakeuheni Selatan memiliki tarif sekitar Rp3.500 untuk golongan I. Sementara untuk golongan V tarifnya adalah sebesar Rp7.000. Sedangkan jika dari Bakauheni ke Terbanggi Besar, tarif untuk golongan I nya adalah Rp112.500. Sedangkan untuk golongan IV dan juga golongan V adalah Rp224.500 per km, sementara untuk Golongan II dan juga III adalah Rp168.500.

“Kalau dari Bakauheni ke Bakauheni selatan golongan selatan itu Rp3.500. Kalau golongan V itu Rp7.000,” ujarnya seperti dikutip dari okezone com

“Kalau di SK yang diberlakukan setelah sosialisasi. Dan di operator ada spanduk ada variabel messege service. Golongan I Rp3.500. Golongan V itu Rp7.000. Kalau dari golongan I dari ujung ke ujung itu Rp112.500, golongan V Rp224.500,” jelasnya seperti dikutip dari okezone com

Meskipun begitu Danang juga menyebutkan bahwa memang pada saat ini Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni Hutama Karya masih belum mengenakan tarif bagi kendaraan yang lewat jalan tol tersebut. Karena, pada saat ini Hutama Karya masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca Juga  Sri Mulyani Tak Setuju Bila Pekerja Digantikan Robot

“Dari sisi kami sudah menerbitkan SK Tarif tapi ini memberikan insentif untuk sosialisasi hingga masyarakat siap,” jelasnya seperti dikutip dari okezone com

Saat ditanyai target BUJT mengenakan tarif, Danang kini justru menyerahkan sepenuhnya kepada Hutama Karya. Karena menurut pendapatnya, BUJT yang mengetahui kapan masyarakat bisa siap dikenakan tarif tersebut.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Badan Usaha. Semakin cepat menerima mungkin di kenakan. Kalaupun kita di berikan sosialisasi jalan tol adalah jalan berjalan itu,” kata Danang seperti dikutip dari okezone com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here