Genjot Omset Saat Ramadhan, Perhotelan di Yogyakarta Siapkan Menu Khusus

0
6
Ilustrasi via Booking com


KabarUang.com, Yogyakarta – Jelang bulan Ramadhan, sejumlah pengusaha hotel berbintang di Yogyakarta mulai meyiapkan paket hidangan khusus. Menu idangan ini bernuansa Timur Tengah untuk menarik para pengunjung dalam menyambut momentum Ramadhan 2019.
“Kalau bulan puasa okupansi (tingkat hunian) agak rendah sehingga akan kami genjot dengan penyediaan paket makanan khusus,”ujar General Manager Grand Inna Malioboro, Ni Komang Darmiati di Yogyakarta pada Kamis (4/4).
Beliau mengatakan paket makanan khusus yang dihadirkan pada saat Ramadhan itu diberi nama “Nusantara to Eastern”. Dia menambahkan, bahwa paket makanan tersebut sudah termasuk menu-menu kuliner khas Nusantara hingga Timur Tengah.
“Konsepnya nanti masakan tradisional se-Nusantara tapi kita gabung dengan masakan khas Arab. Kami akan hadirkan mulai hari kedua hingga akhir bulan puasa,”tambahnya.
Baginya, ajang bulan puasa ini harus didongkrak dengan inovasi-inovasi baru seperti perubahan menu makanan. Pasalnya dia mengatakan bahwa okupansi di Grand Inna Malioboro biasanya terjadi penurunan okupansi hingga 50 persen.
“Saat ini okupansi di Grand Inna 85 persen, nanti kalau bulan puasa menjadi 50 persen, baru setelah lebaran naik lagi,”jelasnya.
Sementara itu, hotel lainnya seperti Public Relation Hotel Tentren Yogyakarta, Venta Pramusanti mengatakan bahwa dalam menyambut Ramadhan, perusahaannya sudah menyediakan hidangan khas Nusantara, Asia, serta Mediterania.
“Di bulan puasa nanti kami menyediakan paket buka puasa. Menu seputar hidangan Nusantara, Asia, dan Mediterania, dikemas dalam All You Can Eat Buffet,”ujar Venta.
Namun, disisi lain, menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istijab M Danunagoro mengatakan bahwa penurunan okupansi lumrah terjadi saat menjelang Ramadhan, hal itu dikarenakan kebanyakan masyarakat mengurangi aktivitasnya ke luar kota.
Dengan fakta ini, banyak hotel-hotel khususnya Yogyakarta saling berlomba-lomba menyajikan tarif promo atau paket khusus untuk menarik perhatian pengunjung.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) itu juga mengatakan bahwa masih ada beberapa tamu yang mengadakan kegiatan MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions), namun memang jumlahnya tidak sebanyak hari-hari biasa.
Baca Juga  Jokowi Harap Sertifikasi Halal Untuk UMKM Gratis dan Sehari Jadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here