Destinasi Baru Berkelas Kini Ada di Danau Toba Dan Telah Resmi Dibuka

0
6
Ilustrasi Danau Toba via sheradiofm com
KabarUang.com, Jakarta – Menteri Pariwisata ata yang disingkat dengan Menpar RI, yakni Arief Yahya meresmikan destinasi kelas dunia yakni The Kaldera Toba Nomadic Escape di di Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. The Kaldera akan menjadi nomadic amenitas kini berbagai fasilitas di luar akomodasi yang dapat dimanfaatkan wisatawan selama berwisata di suatu destinasi.

Arief juga mengatakan, lahan The Kaldera bahkan lebih luas dari Kawasan Ekonomi Khusus atau yang disingkat dengan KEK Nusa Dua dan juga Tanjung Kelayang. 

“Jadi harus dipahami, The Kaldera Toba Nomadic Escape itu berada di kawasan Toba Caldera Resort serta lebih luas dari Nusa Dua dan Tanjung Kelayang,” kata Arief di The Kaldera, Kamis, 4 April 2019 seperti dikutip dari viva co id

Menurut pendapat Arief, The Kaldera dinilai sangat cocok untuk segera menerapkan nomadic amenitas. Akan tetapi, membangun sebuah amenitas seperti hotel berbintang butuh waktu sampai lima tahun.

“Dan mungkin saya tidak akan menikmati hasil dari pembangunan itu karena butuh waktu lama. Sebagai solusi, kita hadirkan nomadic tourism. Saya yakin solusi ini untuk selamanya. Tentu ada alasan mengapa kita bangun The Kaldera ini. Saya menyebutnya sebagai nomadic tourism. Artinya bisa berpindah-pindah. Kenapa bisa berpindah? Karena membangun amenitas tetap itu butuh waktu yang cukup lama,” jelas Arief seperti dikutip dari viva co id

Nantinya, sangat diharapkan Danau Toba bisa lebih menjual dengan memakai cara atraksi, amenitas dan juga aksesibilitas. Dengan begitu Danau Toba akan lebih dikenal di mancanegara dan juga tidak kalah dengan destinasi populer Indonesia lainnya, seperti Candi Borobudur dan juga Bali yang telah mendunia.

Baca Juga  Ini Dia! Manfaat Kentang yang Harus Anda Ketahui

“Harus ada atraksinya. Kalau kita ingin menjadikan Danau Toba destinasi utama, maka 3A (atraksi, amenitas, dan aksesbilitas) harus kelas dunia. Yang ada saat ini baik atraksi budaya, man made, alam semua bagus, belum mendunia,” ucap Arief seperti dikutip dari viva co id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here